HANKAM

TNI-Polri Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Rumah Dinas Prajurit Kodam Cenderawasih

kebakaran
TNI-Polri bergerak cepat padamkan kebakaran rumah dinas Prajurit Kodam Cenderawasih. (Foto: Dok. Kodam Cendrawasih)

Jakarta, IDM – Satu unit rumah dinas prajurit Kodam XVII/Cenderawasih di Kompleks Rumah Dinas Kodam XVII/Cenderawasih Bucend VII, Jalan Nirwana, Kelurahan Angkasa, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, terbakar pada Senin (28/9).

TNI, Polri, dan petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan kobaran api sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Rumah dinas yang terbakar diketahui ditempati Sertu Faris Muhammad Ihsan, personel Slogdam XVII/Cenderawasih. Saat kebakaran terjadi, rumah dalam keadaan kosong lantaran Sertu Faris sedang melaksanakan cuti.

Kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar yang melihat kepulan asap dari rumah. Salah seorang warga, La Gani, kemudian memberikan informasi bahwa bangunan dalam kondisi tidak berpenghuni.

Baca Juga: Menhan Sebut TNI dan Pemda Satu Keluarga Besar saat Tinjau Yonif TP 335 Macan Sukapura

Laporan selanjutnya diteruskan kepada petugas piket Kodam XVII/Cenderawasih dan Kodim 1701/Jayapura.

Tidak lama setelah menerima informasi, unsur pemadam kebakaran dari Kodim 1701/Jayapura bergerak menuju lokasi.

Penanganan kebakaran kemudian diperkuat oleh personel Damkar Denmadam XVII/Cenderawasih dan Bekangdam XVII/Cenderawasih.

Unsur Damkar Kota Jayapura, Polresta Jayapura Kota, dan Polda Papua juga turut dikerahkan untuk mendukung proses pemadaman dan pengamanan lokasi.

Kobaran api yang sempat membesar akhirnya berhasil dikendalikan. Sekitar pukul 13.13 WIT, api dinyatakan padam dan petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi kembali memicu kebakaran.

Baca Juga: Tak Cuma Ranpur, TNI AL Proyeksikan Sistem Nirawak untuk Marinir

Di saat yang sama, personel Polsek Jayapura Utara dan Polresta Jayapura Kota mengamankan area sekitar kejadian guna mendukung kelancaran proses pemadaman sekaligus mencegah warga mendekati lokasi yang masih berisiko.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto mengatakan respons cepat dilakukan begitu informasi kebakaran diterima.

“Begitu informasi kebakaran diterima, unsur TNI bersama Polri dan pemadam kebakaran langsung bergerak untuk mengendalikan api dan mengamankan lingkungan sekitar. Prioritas utama adalah mencegah api meluas serta memastikan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi,” jelas Tri Purwanto.

Menurutnya, sinergi lintas instansi menjadi faktor penting dalam menangani situasi darurat, terutama kebakaran yang berada di kawasan permukiman.

Kodam XVII/Cenderawasih juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap penggunaan instalasi maupun perangkat listrik di rumah, terlebih ketika bangunan ditinggalkan dalam keadaan kosong.

Baca Juga: Kronologi Peserta Latsarmil Komcad ASN Gelombang Dua Meninggal Dunia

“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk memastikan kondisi instalasi dan peralatan listrik sebelum meninggalkan rumah. Langkah sederhana seperti memeriksa sambungan listrik dan mencabut peralatan yang tidak diperlukan dapat menjadi bagian penting dari upaya mencegah kebakaran,” ujarnya.

Dalam kejadian, satu unit rumah dinas mengalami kerusakan akibat terbakar. Kerugian material sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.

Sementara itu, mengenai penyebab kebakaran, keterangan awal warga menyebut api diduga berasal dari bagian belakang rumah. Dugaan korsleting listrik juga muncul sebagai salah satu kemungkinan.

Namun, Kodam XVII/Cenderawasih belum memastikan korsleting listrik sebagai penyebab kebakaran. Kepastian mengenai sumber api masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut terhadap bangunan dan instalasi listrik di lokasi.

Kodam XVII/Cenderawasih turut mengapresiasi kepedulian warga yang memberikan informasi awal sehingga petugas dapat segera melakukan penanganan.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.