HANKAM

TNI Percepat Perbaikan Jembatan Penghubung 2 Kecamatan di Aceh Tenggara

Personel TNI
Personel TNI mengecat jembatan gantung penghubung yang menghubungkan Kecamatan Badar dan Kecamatan Darul Hasanah. (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM – TNI terus mengejar progres perbaikan jembatan gantung sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto. Salah satunya jembatan penghubung yang menghubungkan Kecamatan Darul Hasanah dan Kecamatan Badar di Aceh Tenggara.

Per Selasa (3/3), progres perbaikan telah mencapai 96 persen. Nantinya, jembatan ini akan memulihkan akses utama mobilitas masyarakat antar desa dan kecamatan terutama distrubusi hasil pertanian dan akses pendidikan.

Jembatan sepanjang 150 meter dengan lebar 1,2 meter tersebut dikerjakan oleh personel Kodim 0108 Aceh Tenggara untuk memastikan jembatan kembali berfungsi dalam waktu dekat.

Baca Juga: Puluhan Satuan TNI AD Dapat Randis Baru, 11 Kendaraan untuk Danyonif

Perbaikan dilaksanakan secara menyeluruh yang meliputi pembangunan ulang konstruksi utama, penguatan rangka penyangga, penggantian papan lantai yang telah lapuk, serta penyesuaian sistem pengaman di sisi kiri dan kanan jembatan.

Peltu Dedi Cahyadi menjelaskan bahwa faktor keselamatan menjadi prioritas utama dalam proses perbaikan tersebut.

“Mengingat jembatan ini merupakan akses utama penghubung antar desa bahkan antar kecamatan, maka faktor keselamatan menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Baca Juga: Modernisasi Alutsista, TNI AU Tuntaskan Program Falcon STAR e-MLU untuk 10 Pesawat F-16

Pelaksanaan pekerjaan melibatkan personel Babinsa Posramil Darul Hasanah Zibang Tim VRI bersama Pemerintah Desa serta masyarakat dari dua desa terdampak. Kolaborasi ini mempercepat proses pengerjaan sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun fasilitas umum.

Salah seorang warga desa menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan TNI dalam perbaikan jembatan tersebut.

“Dengan hampir selesainya jembatan ini, kami merasa sangat terbantu dan berharap jembatan ini bisa bertahan lama,” ungkapnya. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.