TNI Peduli, Brigif 6/TSB Kirim Bantuan Logistik ke NTT

Jakarta, IDM – Bantuan TNI Angkatan Darat untuk musibah gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mengalir. Kali ini, keluarga besar Brigif 6/TSB/2 Kostrad yang bermarkas di Sukoharjo, Jawa Tengah mengirimkan bantuan paket logistik lengkap.
Kepada Indonesia Defense Magazine, Kamis (27/8), Kasbrigif 6/TSB Letkol Inf Ardha Cairova, mewakili Komandan Brigif 6/TSB, Kolonel Inf Fajar Akhirudin mengatakan bantuan ini berasal dari himpunan bersama Yonif 411/Pandawa, Yonif 412/BES, Yonif 413/Bremoro, serta Denma Brigif 6/TSB, dan dibantu elemen masyarakat, organisasi, serta pengusaha di Jawa Tengah.
Baca Juga: Danyonarmed 6 Cek Kesiapan Satuan Jelang Uji Siap Tempur Terintegrasi
"Berbagai kebutuhan masyarakat dihimpun, mulai dari beras, mie instan, minyak goreng, susu, gula, bahan makanan, air mineral, perlengkapan bayi, pakaian layak pakai, selimut, buku tulis, hingga berbagai kebutuhan lainnya. Kolaborasi ini menjadi cerminan kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian antarsesama ketika saudara sebangsa sedang menghadapi musibah," kata Ardha.

Lebih lanjut dikatakan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengabdian seorang prajurit.
“Ketika saudara-saudara kita tertimpa musibah, kita tidak boleh hanya melihat dari kejauhan. Apa yang kami kirimkan mungkin tidak dapat menggantikan apa yang hilang, namun kami berharap dapat meringankan beban dan menjadi penguat bahwa saudara-saudara kita di NTT tidak menghadapi masa sulit ini sendirian," jelas Ardha.
Baca Juga: KSAL Gembleng Saka Bahari jadi Kekuatan Pertahanan Matra Laut

Pelepasan dan pemberangkatan Tim Pengantar Bantuan Kemanusiaan tersebut dilaksanakan di depan Mabrigif 6/TSB/2 Kostrad, Kamis (27/8). Selain logistik, dalam pelepasan ini juga diiringi doa agar bantuan tiba dengan aman dan sampai tujuan dengan selamat dan berguna untuk masyarakat terdampak.
"Jarak boleh memisahkan Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Timur, tetapi kepedulian tidak mengenal batas. Bersama, kami TNI AD akan hadir terdepan untuk masyarakat," tutup Ardha.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































