HANKAM

TNI: Narasi Darurat Militer Tak Memiliki Dasar Hukum Maupun Fakta

Kapuspen TNI Brigjen (Mar) Freddy Ardianzah
Kapuspen TNI Brigjen (Mar) Freddy Ardianzah (memegang microphone). IDM/Nirmala Maulana)

Jakarta, IDM – Markas Besar TNI membantah bahwa Indonesia akan menerapkan darurat militer karena situasi belakangan ini.

Diketahui, narasi darurat militer berembus di media sosial setelah rangkaian unjuk rasa di berbagai wilayah Indonesia.

“Kami menegaskan bahwa isu tersebut tidak benar dan tidak memiliki dasar hukum maupun fakta,” ujar Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen (Mar) Freddy Ardianzah di kantor Puspen TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (5/9).

Baca Juga: Marinir TNI AL dan Korea Selatan Perkuat Kerja Sama Latihan dan Pendidikan Militer

TNI menyatakan bahwa seluruh tindakan mereka berada dalam koridor konstitusi dan atas perintah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto selaku panglima tertinggi atau pemegang kekuasaan tertinggi atas Angkatan Darat, Laut, dan Udara.

“Kami tegaskan kembali bahwa TNI tidak memiliki niat, rencana, maupun inisiatif untuk memberlakukan darurat militer. Semua tindakan TNI berada dalam kerangka konstitusi, perundang-undangan, dan arahan Presiden,” ujar Kapuspen TNI.

TNI meminta masyarakat untuk tetap tenang, kritis, dan tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak berdasar.

Baca Juga: Jelang Kedatangan Rafale, Wakasau Pastikan Kesiapan Infrastruktur di Lanud Roesmin Nurjadin

Darurat militer diatur dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) Nomor 23 Tahun 1959 tentang Pencabutan UU Nomor 74 Tahun 1957 (Lembaran Negara Nomor 160 Tahun 1957) dan Penetapan Keadaan Bahaya.

Presiden atau Panglima Tertinggi adalah pihak yang berhak menyatakan darurat militer. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.