TNI Lakukan Pengawasan WNA Australia, Cegah Potensi Gangguan Keamanan dan Sosial

Jakarta, IDM – TNI dari Kodim 1614/Dompu melakukan pengawasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) asal Australia. Hal ini terlihat saat Komandan Kodim 1614/Dompu, Letkol Kav Riyan Oktiya Virajati, melaksanakan komunikasi sosial (komsos) dengan seorang warga negara asing (WNA) asal Australia di wilayah Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, pada Rabu (7/5).
Dilansir keterangan dari Penerangan Kodam IX/Udayana, Kamis (8/5) Riyan mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari tugas TNI dalam pengawasan dan pembinaan terhadap keberadaan orang asing di wilayah teritorial Kodim 1614/Dompu.
Baca Juga: Selama 28 Tahun Tak Terungkap, TNI Temukan Bangkai Pesawat di Hutan Keramat RI-PNG
Ia menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang baik dengan siapa pun yang tinggal di wilayah tersebut, baik warga negara Indonesia maupun asing.
“Komsos ini bertujuan untuk memastikan keberadaan WNA di wilayah kita tidak menimbulkan potensi gangguan keamanan maupun sosial,” ungkapnya.
Baca Juga: Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pertanian, Kodim 1410/Bantaeng Bangun Embung
Dandim juga menambahkan bahwa peran aktif TNI dalam pengawasan terhadap aktivitas WNA adalah langkah untuk menjaga stabilitas wilayah dan mencegah potensi permasalahan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
"Keberadaan TNI di masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan terdeteksi dini potensi masalah," tutupnya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































