TNI Kumpulkan Bintara yang Bermain di Timnas Sepak Bola, Ini Tujuannya

Jakarta, IDM – Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI mengumpulkan para prajurit Bintara yang aktif memperkuat Tim Nasional Sepak Bola Indonesia. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi, pemberian dukungan moril, sekaligus mempererat tali silaturahmi antara pimpinan dan prajurit yang telah mengharumkan nama bangsa.
Dilansir dari keterangan Penpuspom TNI, Jumat (19/6), Danpuspom TNI, Mayor Jenderal TNI Yusri Nuryanto menyampaikan rasa bangga dan penghargaan atas dedikasi, kerja keras, serta prestasi yang telah ditunjukkan para Bintara Timnas Sepak Bola Indonesia. Menurutnya, keberhasilan yang diraih tidak hanya membawa nama baik pribadi, tetapi juga mengangkat kehormatan institusi TNI di tingkat nasional maupun internasional.
Baca Juga: Kodau III Asah Kemampuan Evakuasi Medis Udara dalam Latihan Maleo Perkasa 2026
Lebih lanjut ia berpesan agar para prajurit senantiasa menjaga disiplin, loyalitas, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas, baik sebagai prajurit TNI maupun sebagai atlet yang mewakili bangsa. Prestasi yang telah diraih hendaknya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga nama baik institusi, serta menjadi teladan bagi prajurit lainnya.
“Jadilah prajurit yang tidak hanya berprestasi di lapangan, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, dan integritas yang kuat. Keberhasilan sejati adalah ketika kita mampu memberikan yang terbaik bagi bangsa, negara, dan institusi yang kita cintai,” kata Yusri.
Baca Juga: Gunakan Pesawat Casa, TNI AU Kirim Bantuan dan Beri Layanan Medis Jangkau Wilayah Perbatasan
Tampak dalam kegiatan tersebut, Prajurit Bintara yang berkumpul yaitu striker Timnas U-19 Arkhan Kaka, Muhammad Iqbal Gwijangge, mantan kapten Timnas U-17 dan pemain Timnas U-20, Jehan Pahlevi, dan Ikram Algiffari. Mereka dilantik menjadi prajurit TNI AD melalui jalur khusus atlet.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































