TNI Kirimkan Bantuan Gunakan Boks Khusus Berbalut Baling-baling

Jakarta, IDM – Untuk menggapai wilayah terisolir di Aceh Tamiang, TNI menggunakan boks khusus untuk mengirimkan bantuan.
Dilansir dari keterangan Penpusbekangad, Selasa (23/12), dijelaskan distribusi bantuan untuk korban bencana di Sumatera awalnya dilakukan dengan metode airdrop karena banyak daerah terisolasi dan sulit dijangkau jalur darat.
Baca Juga: KT-1B Woong Bee LL-0116 Kembali Mengudara Usai Jalani Pemeliharaan Terjadwal di Sathar 11 Depohar 10
"Namun, metode ini menimbulkan keluhan warga karena sebagian bantuan rusak saat jatuh, sehingga distribusi kemudian diperbaiki menggunakan helibox dan payung udara agar logistik tetap aman saat sampai di tanah," tulis keterangan Penpusbekangad.
Dengan helibox, bantuan dikemas dalam boks khusus berbalut baling-baling, sementara metode payung udara diterapkan melalui pesawat CN-295 dan Hercules dengan sistem carrier delivery system (CDS). Cara ini telah diterapkan di sejumlah wilayah seperti Aceh Tamiang untuk memastikan bantuan bisa diterima warga secara utuh meski kondisi medan masih ekstrem.
Baca Juga: TNI Selesaikan 2 Jembatan Armco di Aceh Timur, Akses Warga Pulih Pascabanjir
"Penjelasan ini setidaknya membantah narasi yang sempat beredar di media sosial yang menyebut bantuan TNI berupa kardus kosong. Nyatanya, bantuan tersebut dikirim menggunakan metode helibox, di mana tinggi kemasan membuat isi bantuan tidak terlihat dari luar," tulis Penpusbekangad. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































