TNI Kirim 734 Prajurit ke Lebanon Tergabung dalam Enam Satgas

Jakarta, IDM – TNI kembali mengirimkan 734 prajurit ke Lebanon. Hal ini dipastikan saat Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Mayjen TNI Iwan Bambang Setiawan, menyematkan Baret United Nations kepada para Komandan Satgas TNI Konga UNIFIL TA 2026 di Statue of Peacekeeper PMPP TNI, Sentul, Bogor, Senin, (11/5).
Baca Juga: HUT Kodam Cenderawasih jadi Momentum TNI Rawat Budaya Papua
Dilansir dari keterangan Penerangan PMPP, para prajurit tersebut tergabung dalam enam satuan tugas, yaitu Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-T, Satgas Force Headquarters Support Unit TNI Konga XXVI-R, Satgas Military Police Unit TNI Konga XXV-R, Satgas Military Community Outreach Unit TNI Konga XXX-R, Satgas Civil Military Coordination TNI Konga XXXI-R, Satgas Tim Kesehatan TNI Konga XXIX-Q Level II Hospital UNIFIL TA 2026, serta personel Military Observer dan Military Staff UNIFIL.
Penyematan Baret United Nations merupakan tradisi pengukuhan, penghargaan, sekaligus simbol kebanggaan bagi prajurit TNI yang akan bertugas di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa. Baret biru menjadi tanda kesiapan, kehormatan, dan tanggung jawab prajurit TNI dalam membawa nama baik bangsa Indonesia pada misi perdamaian internasional.
Sebelum menerima Baret United Nations, seluruh personel telah menyelesaikan rangkaian Pre-Deployment Training di PMPP TNI selama lebih dari satu bulan. Latihan tersebut diberikan sebagai pembekalan kemampuan, pengetahuan, disiplin, dan kesiapan operasional sebelum para prajurit diberangkatkan ke daerah misi UNIFIL di Lebanon.
Baca Juga: 660 Bintara TNI AU Siap Mengabdi Usai Rampungkan Pendidikan Semaba PK A-57
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebanggaan. Momentum ini menjadi penegasan bahwa Satgas TNI Konga UNIFIL TA 2026 siap melaksanakan tugas negara, menjaga kehormatan TNI, serta berkontribusi aktif dalam misi perdamaian dunia. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































