TNI Kirim 33 Personel Yonif 117 Ksatria Yudha Jaga Pulau Terluar Indonesia

Jakarta, IDM – TNI mengirim 33 prajurit untuk menjaga kedaulatan kawasan Simeulue Cut, Kabupaten Simeulue, Aceh. Pelepasan puluhan personel tersebut dilakukan di Dermaga Pelabuhan Calang, Aceh Jaya, Jumat (5/4).
Mengutip aceh.serambinews pada Senin (8/5) mereka adalah personel Yonif 117 Ksatria Yudha, Korem 012/Teuku Umar. Para prajurit ditugaskan Danrem 012/Teuku Umar, Kolonel Inf Deni Gunawan dalam rangka tugas pengamanan pulau terluar Indonesia selama tiga bulan.
Baca Juga: Lagi, Panglima TNI Mutasi 42 Jabatan Strategis di TNI, Ini Daftarnya
Kepada pada personel, Deni menekankan sejumlah hal krusial selama melakukan tugas. Salah satunya adalah saling menjaga keamanan antar personel.
"Semua berharap untuk mendoakan seluruh personel dan materiil nantinya bisa kembali dengan selamat dan lengkap setelah tugas selesai," ujar Deni.
Baca Juga: TNI-Polri Gelar Patroli di Jalan Tikus Agar Warga PNG Tak Berkebun di Wilayah Indonesia
Ia pun berharap tidak ada kendala berarti yang dialami personelnya selama bertugas menjaga keamanan Kabupaten Simeulue.
“Kalian akan menjaga kedaulatan NKRI di Pulau Terluar di kawasan Simeulue, dengan harapan tidak ada orang asing yang masuk atau menetap di pulau tersebut,” tutur Deni. (un)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































