TNI Kerahkan Satgas Khusus Penanggulangan Karhutla, Libatkan Prajurit Tiga Matra

Jakarta, IDM – Untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Pekanbaru, Riau, TNI menyiapkan Satgas Khusus Penanggulangan Karhutla yang mulai dikerahkan pada Senin (24/8).
Satgas khusus ini melibatkan personel TNI dari tiga matra dengan berbagai kemampuan khusus. Satgas yang mengerahkan 90 personel ini terdiri atas unsur komando dan pengendali, tim free fall, tim fast roping, tim paramotor dan parastrike, serta tim drone.
Kemampuan tersebut disiapkan dalam mendukung percepatan pemadaman kebakaran, pemantauan, dan pengendalian karhutla. Selain itu, para personel Satgas juga akan dilengkapi dengan 90 set alat pelindung diri (APD) dan 100 unit alat pemadam api ringan.
Baca Juga: Taifib TNI AL dan Marinir Korsel Latihan Tempur Jarak Dekat di Sentul
Pengerahan Satgas Khusus ini merupakan respons atas instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait langkah percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan.
Sebagai informasi, Presiden Prabowo hari ini akan mengecek penanganan karhutla. Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan, peninjauan dilakukan Presiden setelah meninjau karhutla di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.
“Presiden Prabowo Subianto akan melanjutkan kunjungan ke Sumatera, yang akan dimulai dari Provinsi Riau, untuk memastikan penanganan karhutla berjalan cepat, terpadu, dan efektif,” kata Prasetyo, Senin (24/8).
Baca Juga: Gunakan Pesawat Hercules, 220 Prajurit Yonif TP 538/PTA Bertolak ke Kalbar Bantu Penanganan Karhutla
Prabowo, kata Prasetyo, sudah memastikan langkah penanganan karhutla sampai saat ini berjalan maksimal. Meski begitu, pemerintah masih terus memantau perkembangan dan situasi di lapangan.
“Prioritasnya menghentikan perluasan kebakaran, menekan munculnya titik api baru, serta memastikan masyarakat terlindungi dari dampak karhutla dan kabut asap,” katanya.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































