TNI Kerahkan 79.247 Personel, Amankan Nataru 2024/2025 di Daerah Rawan

Jakarta, IDM – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Hariyanto memastikan TNI akan mengerahkan total 79.247 personel untuk mengamankan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025. Pengamanan ini dilaksanakan menjelang, selama pelaksanan, sampai dengan selesai Natal dan Tahun Baru.
"TNI bersama Polri dan instansi terkait akan bersinergi untuk memastikan keamanan perayaan Nataru. Personel TNI akan dikerahkan untuk membantu menjaga situasi agar tetap kondusif, baik di daerah rawan maupun wilayah strategis lainnya," kata Hariyanto kepada wartawan di Jakarta, Senin, (16/12).
Baca Juga: TNI AD Kirim 188 Taruna Akmil Ikuti India Republic Day Parade
Lanjut Hariyanto, ribuan personel ini terbagi dengan rincian, TNI AD: 56.511 personel, TNI AL: 19.793 personel dan TNI AU: 2.943 personel. Nantinya para prajurit ini diturunkan di seluruh Indonesia sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.
"Keamanan akan difokuskan di berbagai bidang khususnya jalur transportasi dan tempat wisata. TNI akan mendukung Pemerintah Pusat, Polri dan Pemerintah Daerah dalam pengamanan jalur bandara, pelabuhan, stasiun, dan jalan raya serta pusat keramaian selama liburan Natal dan Tahun Baru. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi gangguan keamanan, seperti terorisme atau tindak kejahatan lainnya. Langkah antisipasi juga telah disiapkan untuk menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk gangguan cuaca ekstrem atau bencana alam yang sering terjadi pada akhir tahun," jelas Hariyanto.
Baca Juga: TNI AL Tempatkan Harbour Tug Baru di Lantamal IV Batam
Ia pun meminta kepada seluruh masyarakat untuk merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tertib dan saling menjaga toleransi antar umat beragama. "Jika menemukan hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada aparat keamanan terdekat, jadikan setiap wilayah selalu tertib aman dan damai," tutup Hariyanto. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































