TNI Kerahkan 157.654 Personel Amankan Pilkada Serentak 2024

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyampaikan bahwa pihaknya akan mengerahkan 157.654 personel untuk mengamankan Pilkada Serentak 2024 mendatang.
Hal ini dikatakannya dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penyelenggaraan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2024, bertempat di Sentul International Convention Center, Bogor, Kamis, (7/11).
Baca Juga: Sebanyak 1.065 Perwira Siswa Kecabangan TNI AD Gelar Latihan Operasi Serangan
Menurut Agus, kesiapan TNI mendukung kelancaran Pilkada Serentak 2024 serta akan membantu pemerintah dan bersinergi dengan Polri dalam pengamanan Pilkada untuk memastikan setiap tahapan berjalan aman dan lancar.
“Dalam kaitanya dengan Pilkada serentak TNI akan membantu pemerintah dalam penyelenggaraan Pilkada serentak 2024 dan membantu Polri dalam pengamanan setiap tahapan penyelenggaraan Pilkada serentak 2024 dengan mengerahkan total 157.654 personel," kata Agus dikutip keterangan resminya, Jumat, (8/11).
Baca Juga: Poltekad Ciptakan Generator Ransel dan Pelindung Lutut Biomekanik
Pilkada sendiri saat ini memasuki masa kampanye dan masa tenang akan dimulai pada Minggu, 24 November 2024, berlangsung selama 3 hari sebelum hari pemungutan suara, yakni pada Rabu, 27 November 2024. Adapun masa kampanye akan berakhir pada Sabtu, 23 November 2024. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































