TNI Kerahkan 100 Prajurit Yon TP Percepat Pemulihan RSUD Aceh Tamiang Setelah Banjir-Longsor

Jakarta, IDM – TNI mengerahkan 100 prajurit Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 853/Bawar Reje Bur dari Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda untuk membantu pembersihan fasilitas utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang yang terdampak banjir dan longsor.
Para prajurit Yon TP 853 bergotong royong membersihkan lumpur, sampah, dan sisa material banjir yang menggenangi sejumlah area rumah sakit, Jumat (19/12).
Baca Juga: KSAL Minta Alumni Pendidikan Strategis dan Sespimti Berpikir Sistemik Hadapi Ancaman
Pembersihan difokuskan di area-area penting, antara lain ruang pelayanan pasien, ruang rawat inap, saluran drainase, halaman rumah sakit, serta fasilitas umum lainnya yang terdampak.

“Dengan menggunakan peralatan sederhana, prajurit Yonif TP 853/BRB bekerja secara terpadu dan penuh semangat, menunjukkan kepedulian serta tanggung jawab sosial TNI terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah,” tulis siaran pers Pusat Penerangan TNI.
Melalui kegiatan pembersihan tersebut, TNI menegaskan komitmen untuk selalu hadir membantu rakyat serta bersinergi dengan pemerintah daerah dalam setiap situasi.
Baca Juga: Tinjau Posko Satgasud Lanud Soewondo, KSAU Pastikan Distribusi Bantuan Optimal
“Khususnya dalam kegiatan kemanusiaan di wilayah terdampak bencana,” kata Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah.
Freddy berharap, pembersihan itu bisa membantu pihak RSUD Aceh Tamiang dalam mempercepat normalisasi operasional pelayanan medis. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































