TNI Kebut Pembangunan Jembatan Darurat, Akses Warga di Sumbar Mulai Pulih

Jakarta, IDM – Upaya percepatan pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana banjir di Sumatra Barat terus dilakukan melalui pembangunan kembali jembatan-jembatan yang terputus.
TNI bergerak cepat membangun berbagai jenis jembatan darurat guna memulihkan akses transportasi dan mendukung kelancaran aktivitas ekonomi warga.
Personel TNI dari Bekangdam XX/Tanjungpura (TIB) saat ini mengerjakan pembangunan jembatan Bailey, Armco, dan jembatan gantung di sejumlah titik strategis di Kabupaten Agam, Solok, Pasaman, Padang Pariaman, hingga Pesisir Selatan.
Pembangunan difokuskan pada jalur vital yang sebelumnya lumpuh akibat banjir.
Di Kabupaten Agam, pembangunan Jembatan Armco Sungai Rangeh, Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, telah memasuki tahap akhir.
Hingga Kamis (15/1), jembatan tersebut hampir rampung dan segera dapat dimanfaatkan masyarakat, dengan pengerjaan difokuskan pada penyempurnaan akses jalan penghubung.
“Jembatan ini menjadi urat nadi bagi mobilitas warga. Karena itu kami percepat pengerjaannya agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal,” ujar salah seorang perwira TNI di lokasi pekerjaan.
Sementara itu, progres Jembatan Armco Kampuang Jambu di wilayah yang sama telah mencapai sekitar 80 persen. Pekerjaan tersisa meliputi pemasangan pembatas jembatan dan perbaikan jalan di ujung bantalan.
Baca Juga: KRI Prabu Siliwangi-321 Uji Pelayaran Lanjutan di Italia, Termasuk Sistem Senjata
Selain Armco, pembangunan jembatan Bailey juga dilakukan di Muaro Busuak, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pemasangan beton alas jembatan dan penguatan bantalan dengan bantuan alat berat.
Tak hanya infrastruktur, TNI juga mengoperasikan dapur lapangan untuk mendukung kebutuhan personel dan warga terdampak.
Dapur tersebut menjadi pusat gotong royong antara prajurit dan masyarakat dalam menyiapkan makanan selama masa tanggap darurat. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































