TNI Godok Rencana Kopassus, Kormar, dan Kopasgat Dipimpin Pati Bintang Tiga

Jakarta, IDM – TNI tengah menggodok rencana Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat; Korps Marinir (Kormar) TNI Angkatan Laut; dan Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI Angkatan Udara; agar dipimpin perwira tinggi (pati) bintang tiga.
Selama ini, ketiga satuan pasukan elite tersebut masih dipimpin pati bintang dua.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Kristomei Sianturi membenarkan adanya rencana tersebut. Selain itu, TNI juga akan menambah lima komando daerah militer (kodam).
“Ada rencana, kita tunggu. Ada beberapa kodam baru, lima kodam baru. Kemudian peningkatan status Kopasgat, Kopassus, Marinir, pembentukan Kodaeral (Komando Daerah Angkatan Laut). Kita tunggu tanggal mainnya, ada beberapa peningkatan status kepangkatan di Mabes TNI, kita tunggu bulan depan,” kata Kristomei saat sesi diskusi dengan media di Subden Mabes TNI, Selasa (15/7).
Kristomei mengatakan, peningkatan status Kopassus, Kormar, dan Kopasgat itu tidak diiringi dengan penambahan pasukan.
Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal M. Tonny Harjono juga telah mengungkap fokus pengembangan organisasi di TNI AU, termasuk rencana peningkatan struktur Kopasgat menjadi satuan setingkat bintang tiga.
Hal tersebut diungkapkan Tony dalam sambutannya saat menerima laporan korps kenaikan pangkat 18 perwira tinggi TNI AU di Mabesau, Jakarta, Rabu (9/7). (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































