TNI Gelar Turnamen Sport Climbing Open Championship, Total Hadiah Rp600 Juta

Jakarta, IDM – TNI menggelar turnamen Sport Climbing Open Championship dengan total hadiah capai 600 juta di GBK, Senayan, Rabu, (9/10).
Koordinator Staf Ahli Panglima TNI (Koorsahli) Panglima TNI, Mayjen TNI Maryono mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto saat membuka turnamen ini mengatakan kegiatan ini digelar merupakan rangkaian HUT ke-79 TNI pada tanggal 5 Oktober 2024 lalu.
Baca Juga: Angkut 177 Prajurit, KRI Wahidin Port Visit ke 4 Negara Pasifik Selatan
"Turnamen ini akan berlangsung dari tanggal 9-13 Oktober 2024 dan memperebutkan hadiah total Rp600 juta," kata Maryono.
Lebih lanjut ia menjelaskan pendaftaran turnamen ini dilakukan secara online dan tidak memungut biaya apapun (gratis) bagi peserta yang ingin mendaftar.
"Para peserta juga berkesempatan meraih hadiah menarik, mulai dari medali, piagam, dan uang pembinaan," kata Maryono.
Baca Juga: TNI Gelar Turnamen Olahraga Hingga Desember 2024, Berlangsung di Seluruh Indonesia
Ia mengatakan turnamen ini digelar dengan tujuan menjalin silaturahmi dengan TNI-Polri dan masyarakat terutama yang terlibat dalam kegiatan olahraga khususnya pada kesempatan ini para atlet panjat tebing.
"Semoga dengam kegiatan ini, dan bidang olahraga lain bisa mencari bibit-bibit atlet muda yang berprestasi, bisa kita bina tentunya bawa nama bangsa Indonesia ke kancah Internasional," kata Maryono. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































