HANKAM

TNI Gelar Pendidikan Infanteri untuk 1.584 Prajurit Siswa Tamtama

TNI AD
TNI AD dari Rindam II/Sriwijaya menggelar Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri TNI AD Gelombang I TA 2026. (Foto: Dok. Kodam II/Sriwijaya)

Jakarta, IDM – TNI AD dari Rindam II/Sriwijaya menggelar Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri TNI AD Gelombang I TA 2026.

Dilansir dari keterangan Penkodam II/Sriwijaya, Selasa (31/3), pembukaan pendidikan dipimpin oleh Komandan Rindam II/Sriwijaya, Brigjen TNI Lalu Habibburahim Wiradarma. Total ada sebanyak 1.584 prajurit siswa yang telah dinyatakan lulus seleksi ketat kini bersiap menempa diri di kawah candradimuka Secata Rindam II/Sriwijaya.

Baca Juga: Fungsi TNI Gelar Patroli Rutin di Pedalaman Papua

Para siswa ini merupakan putra-putra terbaik bangsa yang telah menyisihkan ribuan peserta lainnya demi memenuhi panggilan ibu pertiwi. Pendidikan ini bertujuan untuk mengubah sikap, mental, dan perilaku dari masyarakat sipil menjadi prajurit TNI AD yang memiliki disiplin serta loyalitas tinggi.

Pangdam II/Sriwijaya dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Danrindam II/Sriwijaya mengucapkan selamat kepada seluruh prajurit siswa atas keberhasilan mereka terpilih sebagai bagian dari keluarga besar Angkatan Darat. Ia menekankan bahwa terpilihnya para siswa ini adalah sebuah kehormatan sekaligus amanah besar yang harus dijaga dengan penuh rasa syukur dan tanggung jawab selama menjalani masa pendidikan.

Baca Juga: Prajurit KRI RE Martadinata-331 Latihan Perang Jarak Dekat di Perairan Australia

Pangdam juga mengingatkan bahwa keberhasilan lulus dari seleksi yang kompetitif harus dijadikan sebagai pemacu semangat untuk mengikuti pendidikan semaksimal mungkin. Para siswa diminta memanfaatkan kesempatan berharga ini untuk menimba ilmu kemiliteran dengan sungguh-sungguh. Mengingat rangkaian kegiatan pendidikan ke depan akan sangat berat dan melelahkan, ketahanan fisik dan mental menjadi kunci utama keberhasilan mereka.

Lebih lanjut, Pangdam meyakini bahwa dengan tekad yang kuat, para siswa akan mampu menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan dengan baik. Target utama dari pendidikan ini adalah melahirkan sosok Tamtama TNI Angkatan Darat yang tidak hanya profesional dan berkualitas, tetapi juga menjadi kebanggaan keluarga serta institusi. Disiplin dalam mengikuti setiap instruksi, petunjuk, dan arahan. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.