TNI Gelar Pelatihan Tim Medis Darurat, Libatkan 25 Personel Kesehatan

Jakarta, IDM – TNI menggelar pelatihan tim medis darurat (emergency medical team) yang resmi dibuka oleh Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI Mayjen dr. Yenny Purnama, Jakarta, Senin (10/2).
Adapun pelatihan ini diselenggarakan oleh badan kerja sama dan bakti kesehatan Puskes TNI, yang dijadwalkan berlangsung dari 10-12 Februari dan melibatkan 25 personel terdiri dari Mabes TNI, batalyon kesehatan (Yonkes) di lingkungan TNI, dan pusat pendidikan kesehatan (Pusdikkes).
Baca Juga: Perkuat Diplomasi Maritim, KRI Diponegoro Singgah di Sri Lanka
"Pelatihan ini akan menghadirkan tim pemapar materi sebanyak 4 orang, dengan rincian 3 dari Puskes TNI dan 1 dari Pusdikkes," jelas Kepala Unit Kerja Sama dan Bakti Kesehatan Puskes TNI Kolonel Laut (K) dr. Hisnindarsyah, dikutip dari laman TNI AL.

Tim pemapar tersebut adalah Kepala Bidang Pengembangan Tenaga Kesehatan (Kabidbangnakes) Puskes TNI Kolonel AU Kes Washiluddin yang akan membawakan materi regulasi dan kebijakan tanggap darurat bencana di lingkungan TNI dan aspek kesehatan dalam tinjauan bencana.
Baca Juga: Alasan TNI Larang Prajurit Kunjungi Tempat Hiburan
Kemudian, Kolonel CKM dr. Sa’ad Budiyono bakal membawakan materi koordinasi sipil militer dalam penanggulangan bencana dan penanganan gawat darurat dalam trauma musculoskeletal.
Sementara, dr.Hisnindarsyah sendiri akan memaparkan materi emergency medicine dalam tanggap darurat bencana serta Mayor CKM Muslim Reo Lima dengan materi seputar evakuasi korban dalam penanggulangan bencana. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































