TNI Gagalkan Penyelundupan Senjata lewat Udara di Wamena, Paket Berisi Senapan dan Bendera Bintang Kejora

Jakarta, IDM – TNI bersama petugas gabungan menggagalkan penyelundupan senjata lewat udara di Bandara Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Selasa (22/9).
Sebuah paket mencurigakan yang dikirim melalui jalur kargo berhasil diamankan setelah lewat proses pemantauan dan pemeriksaan oleh petugas gabungan.
Paket tersebut diketahui dikirim dari Sentani menuju Wamena menggunakan layanan kargo Trigana Air dengan nomor resi STNP26116827.
Baca Juga: Menhan Sjafrie dan Menteri Vautrin Bahas Latma Garuda Guerrier yang akan Diadakan di Prancis
“Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang berupa satu pucuk senapan angin kaliber 4,5 mm, optik teleskop, peredam, pisau karambit, bendera Bintang Kejora, pakaian loreng serta tiga unit telepon genggam,” tulis siaran pers Pusat Penerangan TNI, Rabu (23/9).
Pemilik paket diketahui bernama Weminus Wandik (28), warga Hinekombe, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, yang diamankan personel Satgas Pasukan Gerak Cepat (Pasgat) Pos Wamena bersama aparat Polsek KP3 Bandara Wamena untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.
Kronologi
Peristiwa tersebut bermula pada Senin (21/9), saat petugas Satgas Yon 462 Pasgat Pos Jayapura bersama petugas keamanan penerbangan (AVSEC) memeriksa mesin X-Ray di Gudang Cargo Bandara Sentani.
Dari pemeriksaan itu, ditemukan satu paket yang dinilai mencurigakan karena berisi sejumlah barang yang memerlukan pendalaman lebih lanjut.
Petugas kemudian melakukan koordinasi dengan pengelola kargo bandara serta menelusuri informasi terkait pengiriman paket tersebut. Berdasarkan hasil pemantauan, paket tetap dikirim menuju Wamena dengan pengawasan aparat melalui mekanisme pengiriman terkontrol.
Pada Selasa pagi (22/9), paket tersebut tiba di Gudang Cargo Trigana Air Bandara Wamena. Tidak lama kemudian, pemilik paket datang mengambil barang kirimannya. Saat proses pengambilan berlangsung, petugas memeriksa dan menemukan barang-barang yang sebelumnya telah terdeteksi melalui pemeriksaan awal.
Seluruh barang bukti bersama pemilik paket kini telah diserahkan kepada kepolisian untuk didalami, termasuk menelusuri asal-usul barang, tujuan penggunaan serta kemungkinan adanya pihak lain yang berkaitan dengan pengiriman tersebut.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































