TNI Dirikan 88 Dapur Makan Bergizi Gratis, 33.000 Prajurit Dilatih Khusus Operasikan SPPG

Jakarta, IDM – TNI menyatakan komitmen mereka mendukung program makan bergizi gratis (MBG), yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto sebagai salah satu program prioritas nasional.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan bahwa TNI akan selalu mendukung, mengawal, dan membantu mempercepat implementasi program tersebut hingga ke seluruh pelosok Tanah Air.
“Program makan bergizi gratis merupakan fondasi untuk membangun generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan cerdas." ujar Panglima Agus dalam siaran pers Pusat Penerangan TNI, dikutip Senin (18/8).
Baca Juga: Jalani Fase Instruksi Check, Siswa SIN A-14 Uji Kesiapan Jadi Instruktur Navigator TNI AU
Hingga saat ini, TNI dari tiga matra telah mengoperasikan dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).
TNI Angkatan Darat mengoperasikan 74 dapur, ditambah 82 dapur baru yang siap beroperasi, serta 991 dapur lain dalam tahap pembangunan.
Sementara itu, TNI Angkatan Laut telah mengoperasikan lima dapur, dengan 28 dapur baru siap beroperasi, serta 116 dapur dalam tahap pembangunan.
Adapun TNI Angkatan Udara mengoperasikan sembilan dapur, 36 dapur baru siap beroperasi, dan 89 dapur lain dalam tahap pembangunan.
Baca Juga: Yonif TP 805/KSW Evakuasi Kepala Kampung Tanah Merah ke RS J.A. Dimara
"Kami memandang keterlibatan dalam program ini sebagai bagian dari tugas TNI dalam menjaga kedaulatan negara. Ketahanan nasional dimulai dari ketahanan gizi masyarakat. Anak-anak yang tumbuh sehat akan menjadi calon pemimpin dan penjaga kedaulatan di masa depan," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Kristomei Sianturi.
Total, TNI telah mengoperasikan total 88 dapur SPPG. Selain itu, 33.000 prajurit TNI telah dilatih secara khusus untuk mengoperasikan dapur SPPG.
Dapur-dapur tersebut difokuskan untuk menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), agar anak-anak di seluruh Indonesia mendapatkan akses yang merata terhadap makanan bergizi. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































