TNI Diminta Presiden Bangun 25.000 Gudang Sementara untuk Bantu Bulog Tampung Pangan

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto meminta TNI membangun 25.000 gudang sementara untuk membantu Perum Bulog dalam menampung stok pangan.
Hal ini dikatakan Menhan Sjafrie setelah dirinya dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menghadiri peluncuran program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Lapangan Markas Kodam III/Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, Kamis (24/7).
Baca Juga: KSAL: 14 Lantamal Berubah Jadi Kodaeral, di IKN Spesial
Sjafrie menyebut, gudang-gudang itu akan ditempatkan di seluruh markas Komando Daerah Militer (Kodam).
“TNI akan membantu, dan Kementerian Pertahanan sudah mendapat tugas dari Presiden untuk membuat 25.000 unit gudang sementara yang akan ditempatkan di Kodam-kodam. Jadi peranan Bulog harus proaktif, harus mempunyai kemampuan untuk mendengar,” ujar Sjafrie, dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Jumat (25/7).
Di sisi lain, Sjafrie meminta Perum Bulog harus aktif dalam menyerap pangan, khususnya beras, hasil panen dari masyarakat.
Baca Juga: Menhan Sjafrie Tinjau Fasilitas Pendidikan TNI AD dan Dukung Ketahanan Pangan Nasional
“Yang menjadi fokus kita sekarang adalah peranan Bulog. Jadi peranan Bulog itu mereka adalah pusat institusi pangan, khususnya beras,” kata Menhan RI.
Sjafrie juga menyampaikan perlunya pembenahan kelembagaan Bulog agar semakin kuat dalam menjalankan peran vitalnya. “Jadi diperlukan suatu upaya yang keras bagi Bulog, perbaiki organisasi Bulog, leadership Bulog harus kuat,” ucap dia. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































