HANKAM

TNI dan Pemda Puncak Jaya Evakuasi Tiga Warga Sipil Korban Penembakan di Sinak

Aparat TNI
Aparat TNI bersama Pemda Kabupaten Puncak Jaya mengevakuasi tiga warga sipil korban penembakan di Distrik Sinak, Papua Tengah, Rabu (15/4). (Foto: Dok. Kodim 1714/Puncak Jaya)

Jakarta, IDM – Aparat TNI bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Puncak Jaya bergerak cepat mengevakuasi tiga warga sipil yang menjadi korban penembakan oleh kelompok bersenjata di Distrik Sinak, Papua Tengah, Rabu (15/4).

Ketiga korban terdiri dari seorang perempuan dan dua anak-anak yang mengalami luka tembak. Informasi awal diperoleh dari Kepala Suku Kampung Tirineri, Dianus Enumbi, yang melaporkan kejadian tersebut sekitar pukul 08.00 WIT.

Saat ditemukan, para korban berada di dalam honai dalam kondisi luka dan membutuhkan penanganan medis segera. Honai adalah rumah adat tradisional Papua.

Baca Juga: Asintel Panglima TNI Kumpulkan Athan Negara Sahabat, Bahas Peran TNI-Perizinan Kapal Asing Masuk Indonesia

Merespons laporan tersebut, Satgas TNI bersama Kodim 1714/Puncak Jaya dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Puncak Jaya langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

Dengan mempertimbangkan kondisi medan dan situasi keamanan, proses penyelamatan dilakukan secara cepat dan terukur hingga korban berhasil dibawa ke RS Mulia untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam keras aksi kekerasan terhadap warga sipil tersebut.

Baca Juga: Oditur Terapkan Pasal Berlapis ke Penyiram Air Keras Aktivis KontraS, Berkas Diserahkan ke Dilmilti Besok

Ia menegaskan masyarakat sipil seharusnya menjadi pihak yang dilindungi dalam situasi apa pun.

“Tindakan kekerasan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan. Saat ini korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera melapor jika menemukan kejadian serupa,” ujarnya.

Insiden ini kembali menegaskan pentingnya perlindungan terhadap masyarakat sipil di wilayah konflik, sekaligus menunjukkan respons cepat aparat dan pemerintah daerah dalam menjalankan misi kemanusiaan di lapangan. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.