HANKAM

TNI Berangkatkan Tim Trauma Healing Bantu Penyintas Gempa NTT

Personel TNI
TNI memberangkatkan Tim Trauma Healing yang akan bertugas membantu pemulihan psikologis masyarakat terdampak gempa bumi NTT. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – TNI memberangkatkan Tim Trauma Healing yang akan bertugas membantu pemulihan psikologis masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Keberangkatan tim dilepas oleh Kepala Pusat Psikologi (Kapuspsi) TNI Marsda Zamzani dari Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (10/9).

Baca Juga: ASN Ditembak di Papua, KSAD: Bukan Intel Militer

Tim tersebut akan diterjunkan ke sejumlah wilayah terdampak di Kabupaten Manggarai.

“Tim Trauma Healing Puspsi TNI akan mengawali kegiatan dengan asesmen psikologis untuk mengetahui tingkat stres yang dialami para penyintas, baik dewasa maupun anak-anak,” tulis siaran pers Pusat Penerangan (Puspen) TNI, dikutip Jumat (11/9).

Personel TNI
Keberangkatan Tim Trauma Healing Puspsi TNI dilepas dari Lanud Halim Perdanakusuma. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Berdasarkan hasil asesmen tersebut, tim akan memberikan dukungan psikososial dan intervensi psikologis yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing penyintas.

Baca Juga: TNI Tempatkan “Safety Officer” di Setiap Helikopter Chinook Jepang yang Bantu Padamkan Karhutla

Puspsi TNI juga menyiapkan layanan konseling oleh psikolog bagi penyintas yang masih mengalami tingkat stres tinggi akibat peristiwa gempa bumi. Pendampingan dilaksanakan secara langsung oleh psikolog di lapangan maupun secara daring dengan dukungan psikolog yang berada di Mako Puspsi TNI.

“Kehadiran Tim Trauma Healing merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung pemulihan masyarakat terdampak gempa NTT, tidak hanya melalui bantuan kebutuhan fisik, tetapi juga pendampingan psikologis agar para penyintas dapat kembali bangkit dan menjalani aktivitas sehari-hari,” tulis Puspen TNI.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.