TNI AU Tingkatkan Status 3 Lanud jadi Tipe “B”, Respons Kompleksitas Tantangan Tugas

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) meningkatkan status tiga pangkalan TNI AU (Lanud) tipe “C” menjadi tipe “B” sebagai tindak lanjut dari validasi organisasi, sekaligus langkah strategis dalam merespons kompleksitas tantangan tugas.
Ketiga Lanud itu adalah Lanud Wiriadinata, Tasikmalaya; Lanud Pangeran M. Bun Yamin, Lampung; serta Lanud Yohanis Kapiyau, Timika.
Baca Juga: Dicolok Pendemo Tetap Sabar! Serda Faturrahman Dipuji Seskab Teddy
Pengukuhan peningkatan status ketiga Lanud dilakukan oleh Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoosudnas) Marsdya TNI Minggit Tribowo di Makodau I, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (15/6).

“Ketiga Lanud memiliki nilai strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas Koopsudnas sesuai karakteristik wilayah dan tantangan operasional masing-masing,” ujar Minggit dikutip dari siaran pers Penerangan Koopsudnas, Selasa (16/6).
Menurutnya, peningkatan status tersebut akan memperkuat peran ketiga Lanud dalam mendukung berbagai operasi udara, mulai dari pengamanan wilayah nasional, mobilitas udara, hingga bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
Baca Juga: Beri Arahan untuk Jajaran Perwira, Pangkoarmada II: Tingkatkan Profesionalisme dan Loyalitas
Selain itu, ketiga Lanud juga akan semakin memiliki peran aktif dalam melaksanakan beragam operasi militer perang (OMP) maupun operasi militer selain perang (OMSP).
Bersamaan dengan pengukuhan peningkatan status Lanud, Pangkoopsudnas turut melantik tiga perwira menengah TNI Angkatan Udara sebagai komandan masing-masing Lanud. Mereka adalah Kolonel Pnb A.Kholiq Yulianto sebagai Komandan Lanud Wiriadinata, Kolonel Pnb Achmad Iwan Retmawan ditunjuk menjadi Komandan Lanud M. Bun Yamin. Sementara itu, jabatan Komandan Lanud Yohanes Kapiyau dipercayakan kepada Kolonel Pnb Taufik Andriadi.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































