TNI AU Tingkatkan Kompetensi Personel Intelijen di Bidang Operasi hingga Hukum Udara

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) memberi pembekalan kepada 20 personel intelijen melalui Pelatihan Kepala Satuan Intelijen Angkatan ke-5 yang dilaksanakan pada 3-6 Agustus 2026.
Pelatihan tersebut digelar sebagai upaya TNI AU untuk meningkatkan kompetensi para personel intelijen dalam menghadapi tantangan dan dinamika tugas yang terus berkembang.
Baca Juga: Batekhan Kemhan Gabung Proyek Drone dengan Rusia
Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam siaran persnya yang dikutip Kamis (6/8) menjelaskan, selama pelatihan para peserta mempelajari materi pengamanan, operasi intelijen dan operasi udara.

Selain itu, mereka juga dibekali dengan materi navigasi penerbangan, hukum udara serta berbagai kebijakan yang mendukung peningkatan profesionalisme personel intelijen dalam melaksanakan tugas di lingkungan TNI Angkatan Udara.
Baca Juga: Berbaret Ungu, KSAU Resmi jadi Warga Kehormatan Marinir TNI AL
Asisten Intelijen (Asintel) KSAU Marsma TNI Jatmiko Adi mengatakan, tantangan tugas yang dihadapi TNI Angkatan Udara semakin kompleks sehingga setiap insan intelijen dituntut memiliki kemampuan berpikir strategis, kepekaan terhadap perubahan situasi, serta kemampuan beradaptasi dengan cepat.
"Melalui pelatihan ini, para perwira intelijen yang sedang dan akan menjabat sebagai Kepala Intelijen Satuan Pelaksana TNI AU diharapkan memiliki pengetahuan, wawasan, dan keterampilan yang lebih baik sehingga mampu menyelenggarakan fungsi-fungsi intelijen secara profesional, efektif, dan sesuai dengan tuntutan organisasi," ujar Asintel KSAU dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Waasintel KSAU Marsma TNI Kodrat Maliki.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































