HANKAM

TNI AU Targetkan Belasan Ribu Warga Divaksin

TNI AU Targetkan Belasan Ribu Warga Divaksin
Photo. Dok: Dispenau

Jakarta, IDM - Melalui program Vaksin Nasional TNI/Polri, TNI Angkatan Udara beserta seluruh jajarannya terus menyelenggarakan vaksinasi massal bagi masyarakat. Hari ini, Rabu (30/6/2021), tiga Komando Utama Operasional (Kotamaops) TNI AU menargetkan 13.630 warga masyarakat mendapatkan vaksin COVID-19.

Ketiga Kotamaops TNI AU tersebut adalah, Komando Operasi TNI Angkatan Udara I (Koopsau I), Jakarta, Koopsau II, Makassar, dan Koopsau III, Biak.

  • Photo. Dok: Dispenau

"Sesuai arahan pimpinan, TNI AU beserta segenap jajaran, melaksanakan vaksinasi massal setiap harinya. Kemarin, Selasa (29/6) sebanyak 9.757 warga telah divaksin dan hari ini kita targetkan 13.630 warga akan mendapatkan vaksin COVID-19, yang diselenggarakan oleh tiga Kotamaops yang ada," jelas Kadispenau, Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah, S. Sos.

Dari Koopsau I, vaksinasi massal hari ini akan dilaksanakan oleh Makoopsau I di Jakarta, Lanud Ats di Bogor, Rsn di Pekanbaru, Spo di Pontianak, Swo di Medan, Rsa di Ranai, Rhf di Tanjung Pinang, Ash di Belitung, Ski di Majalengka, Hnm di Batam, Wir di Tasikmalaya, Sut di Padang, Hsn di Bandung, dan Smh di Palembang.

Sementara Koopsau II, diselenggarakan oleh Lanud Adi di Yogyakarta, Lanud Iwj di Magetan dan Lanud Eli di Kupang. Sedangkan jajaran Koopsau III oleh Lanud Mna di Biak, Lanud Spr di Jayapura dan Lanud Ptm di Ambon.

Bagi masyarakat yang belum divaksin dan berada di wilayah lanud di atas, Kadispenau mengajak, untuk memanfaatkan vaksinasi massal gratis tersebut di wilayah masing-masing.

"Silahkan datang dan membawa KTP, akan kita layani untuk mendapatkan vaksin, selama yang bersangkutan memenuhi persyaratan secara kesehatan," ajak Marsma Indan.

Adapun persyaratan yang harus dipenuhi antara lain, berusia minimum 18 tahun, kondisi sehat, cukup tidur/istirahat, sudah makan nasi atau makan berat dengan porsi yang cukup.

Bagi warga masyarakat yang memiliki penyakit penyerta, agar membawa surat rekomendasi dari dokter yang menangani penyakitnya tersebut.

Persyaratan lainnya adalah membawa masker cadangan, air mineral dan mematuhi protokol kesehatan selama berada di lokasi vaksinasi.

Lebih lanjut Kadispenau juga menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi massal oleh jajaran TNI AU ini, bekerja sama dengan sejumlah instansi lainnya, baik dari tim kesehatan TNI/Polri maupun pemerintah daerah setempat dan berbagai organisasi kemasyarakatan. (wan)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.