TNI AU Siap Perkuat Interoperabilitas lewat Pitch Black 2026 Australia

Jakarta, IDM – Kontingen TNI Angkatan Udara (TNI AU) siap memperkuat interoperabilitas dengan angkatan udara negara-negara sahabat dalam Air Maneuver Exercise (AMX) Pitch Black 2026 yang berlangsung di Darwin, Australia, yang berlangsung pada 20 Juli – 7 Agustus 2026.
Selain itu, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI I Nyoman Suadnyana menjelaskan, keikutsertaan TNI AU dalam Latihan Pitch Black 2026 menjadi bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme personel sekaligus memperluas kerja sama pertahanan dengan angkatan udara negara-negara sahabat di kawasan Indo-Pasifik.
Baca Juga: Di Hawaii, Marinir TNI AL Serap Taktik Tempur Marinir Amerika
“Rangkaian latihan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkaya pengalaman personel dalam operasi udara multinasional yang realistis dan kompleks sebagai bekal dalam mendukung kesiapan operasi TNI Angkatan Udara,” jelas Nyoman dikutip dari Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Senin (20/7).

Rangkaian Pitch Black 2026 diawali dengan upacara pembukaan di RAAF Base Darwin, Australia, Jumat (17/7). Kegiatan tersebut diikuti oleh kontingen dari 20 negara dan mencakup mass briefing, ground briefing, serta koordinasi operasional bersama sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan latihan.
Baca Juga: Mabes TNI: Belum Ada Pembahasan Babinsa Awasi Pajak
Sebelum mengikuti rangkaian latihan, kontingen TNI AU telah tiba di Darwin secara bertahap. Tim advance lebih dahulu mendarat menggunakan satu pesawat C-130 pada Rabu (15/7), disusul ferry flight lima pesawat tempur T-50i Golden Eagle dari Skadron Udara 15 beserta dua pesawat C-130 sebagai unsur dukungan latihan pada Kamis (16/7).
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































