HANKAM

TNI AU-RCAF Perkuat Kerja Sama Keselamatan Penerbangan

Aviation Safety Workshop 2026
Aviation Safety Workshop 2026 yang digelar TNI AU dan RCAF untuk membahas tentang keselamatan penerbangan. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Angkatan Udara Kanada (Royal Canadian Air Force/RCAF) sepakat untuk memperkokoh kerja sama di bidang keselamatan penerbangan.

Kerja sama tersebut salah satunya direalisasikan melalui pelatihan bertajuk "Aviation Safety Workshop Tahun Anggaran 2026" yang digelar di Skadron Pendidikan (Skadik) 505 Pusbahasa, Jakarta, Senin (2/2).

Baca Juga: Bakamla RI Buka Peluang Kolaborasi Proyek NMSS dan Keamanan Siber dengan Estonia

Dalam kegiatan tersebut, TNI Angkatan Udara diwakili oleh jajaran Pusat Kelaikan Keselamatan Terbang dan Kerja TNI AU (Puslaiklambangjaau), sementara Directorate of Military Training and Cooperation (DMTC) hadir sebagai perwakilan RCAF.

Aviation Safety Workshop 2026
Atase Pertahanan Kanada Col Stewart Taylor (tengah) dan Wakapuslaiklambangjaau Marsma TNI Dodi Fernando (kanan) saat menghadiri kegiatan Aviation Safety Workshop 2026. (Foto: Dok. Dispenau)

Aviation Safety Workshop 2026 secara resmi dibuka oleh Wakapuslaiklambangjaau Marsma TNI Dodi Fernando. Dalam sambutan tertulis Kapuslaiklambangjaau Marsda TNI Fakhrize, yang dibacakan Wakapuslaiklambangjaau, ditegaskan bahwa keselamatan terbang dan kerja menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan setiap tugas TNI AU.

“ Workshop ini menjadi wujud komitmen TNI AU dalam meningkatkan budaya keselamatan penerbangan serta sarana pertukaran pengetahuan dengan Royal Canadian Air Force,” ujar Kapuslaiklambangjaau dikutip dari siaran pers Dispenau, Selasa (3/2).

Baca Juga: Sesuai Intruksi Presiden, TNI AD Nyatakan Perang terhadap Sampah

Sementara itu, Atase Pertahanan Kanada Col Stewart Taylor berharap pengetahuan yang diperoleh dapat dimanfaatkan dan diterapkan dalam program keselamatan penerbangan masing-masing.

“Tujuan utama forum tersebut adalah melindungi nyawa, menjaga kesiapan peralatan, serta memastikan keberhasilan setiap misi,” tegas Taylor. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.