TNI AU Perkuat Postur Pertahanan Barat Indonesia lewat Pembangunan Yon Parako 464 Pasgat di Lampung

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) memperkuat postur pertahanan wilayah barat Indonesia melalui pembangunan Batalion Para Komando (Yon Parako) 464 Pasgat di Lanud Pangeran Mohammad Bun Yamin (BNY), Tulang Bawang, Lampung.
Hal tersebut diungkap oleh Komandan Divisi Para Komando (Dandiv Parako) Korpasgat Marsma TNI Ahmad Sunawar S. Qodri saat acara peletakan batu pertama pembangunan Yon Parako 464, Kamis (30/10).
Baca Juga: TMMD ke-126, Waaster KSAU Tinjau Pembangunan Jalan hingga Perbaikan RTLH di Dusun Pelas
Selaras dengan upaya memperkuat pertahanan, pembangunan batalion tersebut juga disebut Ahmad Sunawar sebagai simbol kemanunggalan TNI dengan rakyat.
"Pembangunan ini diharapkan dapat berjalan lancar, memberikan manfaat bagi daerah, dan mempererat sinergi dalam menjaga kedaulatan bangsa", ujar Dandiv Parako Korpasgat.

Sementara itu, Komandan Lanud Mohammad Bun Yamin, Letkol Pnb Oktavianus Olga Satya Nugraha, menyebut bahwa pembangunan Yon Parako 464 Pasgat menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem pertahanan udara nasional secara umum dan sinergi di antara elemen bangsa.
“Pembangunan ini juga membuka peluang sinergi yang lebih luas antara TNI AU, pemerintah daerah, dan masyarakat Lampung,” ungkap Letkol Pnb Oktavianus dikutip dari unggahan Instagram @militer.udara, Sabtu (1/11).
Senada, Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Ahmad Saefulloh menilai, kehadiran Yon Parako 464 Pasgat memiliki arti penting bagi keamanan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, mengingat posisi Lampung sebagai gerbang strategis Pulau Sumatera. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































