TNI AU Perkuat Kapabilitas Kru Helikopter Colibri lewat Pelatihan Proficiency Dynamic Aerobatics

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) menggelar Pelatihan Proficiency Dynamic Aerobatics for EC-120B Colibri Tahun 2026 yang dibuka oleh Komandan Grup 2 Heli Marsma TNI R. Ednri Kargono, mewakili Asops KSAU Marsda TNI Suliono, di Hanggar Skadron Udara 7, Senin (20/7).
Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam siaran pers yang dikutip Rabu (22/7) menjelaskan, pelatihan tersebut akan berlangsung selama tiga pekan, dimulai sejak 20 Juli hingga 7 Agustus 2026.
Baca Juga: ASEAN-India Perkuat Ketahanan Kawasan di Tengah Dinamika Geopolitik
Pelatihan ini pada dasarnya bertujuan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) penerbang agar menjadi kru helikopter yang profesional, serta andal. “Program tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan dan profesionalisme penerbang helikopter dalam menguasai manuver dinamis secara aman, tepat, dan sesuai dengan ketentuan keselamatan terbang,” ungkap Suliono.

Menurut Suliono, pelatihan tersebut juga diharapkan menghasilkan display authorisation (otorisasi pertunjukan) yang dapat menjadi pedoman sekaligus standar operasional dalam setiap pelaksanaan pertunjukan helikopter TNI AU di masa mendatang.
Baca Juga: Cek Kesiapan Operasional Satuan, Pangkostrad Kunjungi Menarmed 1 dan Yonarmed 9
“Keberhasilan pelaksanaan pelatihan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kerja sama tim, komunikasi yang efektif, serta kepatuhan terhadap prosedur yang telah ditetapkan,” pungkas Asops KSAU.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































