HANKAM

TNI AU Perkuat Hubungan Strategis dan Interoperabilitas dengan RTAF lewat JOEVP 2026

Delegasi RTAF
Delegasi RTAF mengunjungi Grup 2 Heli sebagai bagian dari kegiatan JOEVP 2026. (Foto: Dok. Instagram @grup_2_helikopter)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) terus memperkuat hubungan strategis dan interoperabilitas dengan Angkatan Udara Thailand (Royal Thai Air Force/RTAF) melalui Junior Officers Exchange Visit Program (JOEVP) 2026 yang berlangsung di Indonesia pada 30 Juni–4 Juli 2026.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan, JOEVP agenda tahunan yang diselenggarakan secara bergantian. Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi kedua angkatan udara untuk bertukar pengalaman dan memperluas pemahaman mengenai penyelenggaraan kekuatan udara masing-masing sebagai fondasi pengembangan kerja sama di masa mendatang.

Baca Juga: TNI akan Bangun Markas Pertahanan Udara, Ini Lokasinya

"Kedua angkatan udara menegaskan pentingnya sinergi dalam menjaga stabilitas kawasan melalui pengembangan teknologi, pelatihan bersama, serta peningkatan interoperabilitas dalam operasi udara," ujar Nyoman dalam siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Senin (6/7).

Delegasi RTAF
Delegasi RTAF mengunjungi Lanud Adisutjipto sebagai bagian dari kegiatan JOEVP 2026. (Foto: Dok. Dispenau)

Pada pelaksanaan tahun ini, delegasi RTAF yang dipimpin Group Captain Jarin Prapsrimpoom bersama 15 perwira muda mengikuti serangkaian agenda untuk mempelajari berbagai aspek penyelenggaraan kekuatan udara TNI AU, mulai dari satuan operasional hingga sistem pendidikan penerbang.

Adapun sejumlah satuan yang dikunjungi di antaranya Grup 2 Heli, Skadron Udara 6, Skadron Udara 8, serta Satuan Udara Pencarian dan Pertolongan. Mereka juga melihat fasilitas Wingdik 100/Terbang Pusdik Kodiklatau untuk mempelajari sistem pendidikan penerbang militer, mulai dari metode pembelajaran hingga pemanfaatan teknologi simulasi dalam meningkatkan keterampilan penerbang.

Baca Juga: Begini Cara Teknisi TNI AU Berlatih Tangani Gangguan Avionik Pesawat C-130H

Selain memperoleh gambaran mengenai kemampuan operasional dan sistem pendidikan TNI AU, delegasi RTAF juga melaksanakan pertemuan kehormatan dengan Dansatsiberau Marsma TNI I Ketut Wahyu Wijaya, yang mewakili Asintel KSAU Marsda TNI Jatmiko Adi. Pertemuan tersebut dimanfaatkan kedua angkatan udara untuk membahas penguatan kerja sama pertahanan.

Rangkaian JOEVP 2026 kemudian ditutup dengan kunjungan kehormatan (courtesy call) kepada Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Toto Ginanto serta kunjungan ke Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla). Melalui agenda tersebut, para perwira muda RTAF memperoleh pemahaman mengenai sejarah dan nilai-nilai yang menjadi bagian dari perjalanan TNI AU.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.