TNI AU-PAF Perdalam Pemahaman Teknis dan Taktis Pesawat T-50 hingga Super Tucano

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Angkatan Udara Filipina (Philippine Air Force/PAF) memperkokoh hubungan kerja sama bilateral melalui kegiatan Subject Matter Expert Exchange (SMEE) untuk pesawat T/FA-50 Golden Eagle dan A-29B Super Tucano.
Kegiatan tersebut berlangsung selama lima hari, sejak 7 hingga 11 Juli 2025 di Lanud Iswahjudi dan diikuti oleh para penerbang serta teknisi dari angkatan udara kedua negara.
Baca Juga: KSAD Wisuda 438 Taruna Akmil, 42 Raih Predikat Cum Laude
TNI AU diwakili oleh Skadron Udara 15 sebagai satuan operasional pesawat T-50i Golden Eagle dan Skadron Udara 21 untuk pesawat EMB-314 Super Tucano.

Sementara itu, Mayor Pnb “Keelback” Kustaman, alumni AAU 2011 sekaligus lulusan terbaik Officer Squadron Course di Philipines Air Force Officer School Air and Education Training, bertindak sebagai pimpinan delegasi TNI AU.
Baca Juga: TNI AL Beberkan Pembaruan Mekanisme Perawatan dan Pemeliharaan Alpalhankam
“Kegiatan SMEE ini bukan sekadar ajang berbagi pengetahuan dan pengalaman, namun juga sebagai jembatan untuk memperkuat hubungan persahabatan serta kerja sama jangka panjang antara TNI AU-PAF,” ungkap Mayor Pnb Kustaman.
Penerangan Lanud Iswahjudi dalam unggahan di Instagram @lanud_iswahjudi menjelaskan, sejumlah agenda penting yang dilakukan selama SMEE ini berlangsung meliputi diskusi teknis, pertukaran informasi pemeliharaan dan operasional dua jenis pesawat, serta penguatan interoperabilitas di antara TNI AU-PAF. (yas)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































