TNI AU-Kogabwilhan III Perkuat Koordinasi Jaga Pertahanan Wilayah Timur Indonesia

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono menerima audiensi Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto di Mabesau, Jakarta, Rabu (3/6).
Baca Juga: Kavaleri TNI AD Berbenah, Pendidikan Prajurit Harus Selaras dengan Revolusi Teknologi Militer
Audiensi tersebut mencerminkan komitmen TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Kogabwilhan III untuk terus memperkuat kolaborasi serta interoperabilitas dalam mendukung sistem pertahanan negara yang terpadu dan responsif dalam menghadapi dinamika tantangan di masa kini maupun masa depan.
Salah satu fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut yakni peningkatan koordinasi dan kerja sama pertahanan, khususnya dalam menjaga kesiapsiagaan di wilayah timur Indonesia.
Wilayah tersebut memiliki posisi strategis dalam sistem pertahanan nasional karena berhadapan langsung dengan berbagai dinamika keamanan di kawasan. Kondisi tersebut kemudian menuntut kesiapsiagaan operasi yang optimal, koordinasi antarunsur yang erat, serta kemampuan pertahanan yang terintegrasi.
Baca Juga: Kavaleri TNI AD jadi Tumpuan Kekuatan Manuver Darat Indonesia
“Melalui penguatan sinergi tersebut, TNI AU dan Kogabwilhan juga berupaya memastikan kesiapan komponen pertahanan dalam menghadapi berbagai dinamika lingkungan strategis. Dengan demikian, pelaksanaan tugas dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah negara dapat berjalan secara optimal,” jelas Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadipsenau) Marsma TNI I Nyoman Suadnyana, dikutip dari siaran pers Dispenau, Kamis (4/6).
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































