HANKAM

TNI AU Gelar Pelatihan ATCM 2026, Perkuat Kemampuan Personel Hadapi Ancaman Terorisme

Prajurit TNI AU
Prajurit TNI AU yang mengikuti Pelatihan Anti-Terror Counter Measure (ATCM) TA 2026 di Wing Pendidikan (Wingdik) 800 Pasgat. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Sejumlah prajurit Satuan Bravo (Satbravo) 90, Polisi Militer Angkatan Udara (Pomau) dan Intelijen mengikuti Pelatihan Anti-Terror Counter Measure (ATCM) TA 2026 di Wing Pendidikan (Wingdik) 800 Pasgat pada 29 Juni hingga 24 Juli 2026.

Pelatihan tersebut digelar oleh TNI Angkatan Udara (TNI AU), melalui Staf Operasi TNI Angkatan Udara (Sopsau), untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan para prajurit dalam menghadapi berbagai ancaman terorisme yang terus berkembang, khususnya di lingkungan penerbangan.

Baca Juga: Dukung Pertahanan Nasional, Empat Ruas Tol Disiapkan jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur TNI AU

Selama pelatihan, peserta memperoleh pembekalan mengenai langkah-langkah pencegahan, penanganan, hingga respons terhadap situasi krisis. Berbagai materi tersebut dirancang untuk memperkuat kemampuan prajurit dalam menghadapi beragam skenario ancaman yang dapat terjadi di lapangan.

Prajurit TNI AU
Pelatihan Anti-Terror Counter Measure (ATCM) TA 2026 yang digelar Sopsau di Wing Pendidikan (Wingdik) 800 Pasgat. (Foto: Dok. Dispenau)

Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut, pelatihan menghadirkan instruktur dari Sovereign Tactical Training, Inggris, yang memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam menghadapi berbagai skenario ancaman terorisme.

Baca Juga: Latma Orruda 2026, Perkuat Sinergi Maritim TNI AL dan Russian Navy

Keterlibatan instruktur asing itu merupakan bagian dari kerja sama untuk meningkatkan kualitas pelatihan melalui pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan metode latihan berstandar internasional di bidang penanggulangan teror.

“Melalui pelatihan ini, diharapkan terwujud prajurit TNI Angkatan Udara yang profesional dan adaptif dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman, sehingga mampu mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas TNI Angkatan Udara secara optimal,” ungkap Kadispenau Marsma TNI I Nyoman Suadnyana, dikutip dari siaran pers Dispenau, Minggu (26/7).

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.