TNI AU Gelar Operasi Sayap Ambara 24, Deteksi Ancaman di Perairan Aceh

Jakarta, IDM – TNI AU menggelar operasi Sayap Ambara 24 di perairan Aceh, Kamis, (14/11). Operasi ini dipimpin Pilot Lettu Pnb Nopri dengan mengerahkan pesawat Boeing 737 dengan nomor registrasi AI-7303 dari Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar.
Operasi ini bertujuan memperkuat keamanan serta kenyamanan masyarakat Aceh dari potensi ancaman udara. TNI AU memfokuskan patroli pada perairan Selat Malaka, khususnya di wilayah Timur hingga Utara Aceh yang merupakan jalur strategis bagi Indonesia. Setiap hasil pengamatan akan diteruskan ke komando atas untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur.
Baca Juga: Warga Kondokwe Terima Bantuan Sembako dari Satgas Yonif 323 Kostrad
Dilansir keterangan dari Dispenau, Jumat, (15/11) Komandan Lanud (Danlanud) Sultan Iskandar Muda (SIM) Kolonel Pnb Hantarno Edi Sasmoyo, menjelaskan bahwa pesawat Boeing 737 tersebut ditugaskan untuk menjalankan patroli yang mencakup jalur Sabang hingga Merauke.

“Pesawat ini memiliki kemampuan mendeteksi dan mencatat potensi ancaman yang dapat membahayakan kedaulatan negara. Jika ditemukan indikasi mencurigakan, hasil pemantauan akan langsung disampaikan ke komando atas untuk segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Baca Juga: HUT Ke-79 Korps Marinir, Ini Harapan Menhan Sjafrie untuk Prajurit ‘Hantu Laut’
Pesawat patroli ini dilengkapi dengan teknologi kamera dan radar canggih yang mampu merekam gambar udara secara detail, memberikan bukti otentik yang diperlukan dalam laporan pemantauan. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































