HANKAM

TNI AU Gelar Latihan Uji Kesiapan Operasional Tahun 2023

Pesawat Sukhoi Skadron Udara 11
Pesawat Sukhoi Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar yang dikerahkan dalam LUSO 2023 TNI AU. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara (TNI AU) menggelar Latihan Uji Kesiapan Operasional (LUSO) TA 2023 di Satuan Radar (Satrad) 215 Congot Yogyakarta dan Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar, Kamis (10/8).

Dilansir dari keterangan TNI AU di laman resminya, Jumat (11/8) dijelaskan, LUSO merupakan program TNI AU yang dilaksanakan oleh Dinas Operasi dan Latihan Angkatan Udara (Disopslatau) untuk menjaga kesiapan operasional seluruh satuan TNI AU, sekaligus upaya TNI AU untuk menjadi angkatan udara yang disegani di kawasan.

Baca Juga: Dassault Aviation : Kontrak Tahap Kedua Pembelian 18 Pesawat Tempur Rafale untuk Indonesia Sudah Efektif

Dalam prakteknya, TNI AU turut melibatkan sejumlah personel penguji dalam latihan ini. Para penguji tersebut ditunjuk dari Dinas Operasi dan Latihan Angkatan Udara (Disopslatau).

Tim penguji
Tim penguji dari Disopslatau yang terlibat dalam LUSO 2023 TNI AU. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Saat berada di Satrad 215 Congot, mereka melakukan sejumlah penilaian terhadap kesiapan operasi, termasuk di dalamnya kesiapan penanganan Lasa X dan operasi pengamatan udara yang meliputi kemampuan teknisi, operator radar, serta peralatan pendukung dan piranti lunak.

Pada waktu yang bersamaan dan di yang lokasi berbeda, tim penguji lainnya melakukan penilaian terhadap unsur pesawat tempur Sukhoi di Skadron Udara 11 Makassar.

Baca Juga: Personel Yonko 464 Kopasgat Ikuti Pelatihan Penanggulangan Kerusakan Runaway dengan US PACAF

“Materi yang diujikan meliputi kemampuan perorangan, satuan, manajemen satuan dan pencapaian sasaran serta pembinaan kemampuan satuan,” tulis TNI AU.

Salah satu hal yang dinilai pada kesempatan tersebut adalah kemampuan personel penerbang Skadron Udara 11 dalam melaksanakan taktik pertempuran udara dua lawan satu (2V1) dalam skenario defensive counter air. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.