TNI AU Gelar Latihan Survival Tempur Awak Pesawat

Jakarta, IDM – Komandan Pusat Latihan (Danpuslat) Kodiklatau, Marsma TNI Erwan Andiran membuka latihan survival tempur di Mako Wing Pendidikan 800/Pasgat, Lanud Sulaiman, Bandung, pada Senin (20/4).
Latihan yang berlangsung selama empat hari ini melibatkan 283 peserta, terdiri atas 149 pelaku, 34 komando latihan, dan 100 personel pendukung.
Baca Juga: Kogabwilhan III Paparkan Bukti Keterlibatan OPM di Sinak yang Menyebabkan 15 Warga Meninggal
Dilansir dari Penerangan TNI AU, Rabu (22/4), latihan survival tempur digelar sebagai upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan awak pesawat dalam menghadapi situasi darurat.
“Latihan ini bertujuan memelihara sekaligus meningkatkan kemampuan seluruh awak pesawat TNI AU dalam menghadapi keadaan darurat, pendaratan darurat, maupun bail out,” kata Dankodiklatau Marsdya TNI Age Wiraksono dalam pesan tertulis yang dibacakan Danpuslat Kodiklatau.
Baca Juga: Kunjungan Wapres Gibran, Pangdam Cenderawasih Jamin Stabilitas Yahukimo
Latihan survival tempur merupakan kelanjutan dari latihan survival dasar yang sebelumnya telah dilakukan. Dalam latihan tersebut, awak pesawat telah dibekali dengan kemampuan dan pengalaman survival, evasion, resistance, escape (SERE).
Kemampuan SERE bukan sekadar pelengkap bagi seorang awak pesawat, melainkan kemampuan mutlak yang harus dikuasai untuk menjamin keberlangsungan hidup serta keberhasilan misi. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































