HANKAM

TNI AU dan US PACAF Gelar Site Survey, Bersiap Jelang Pendaratan Perdana F-22 Raptor di Indonesia

Delegasi TNI AU dan US PACAF
Delegasi TNI AU dan US PACAF saat melakukan Iron Blade Fighter Interaction Site Survey jelang kedatangan pesawat F-22 Raptor. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM – Sebanyak enam pesawat tempur F-22 Raptor dari 27th Fighter Squadron US Pacific Air Forces (US PACAF) dilaporkan akan mendarat dan melakukan transit perdana di Bali, Indonesia.

“Enam pesawat F-22 Raptor dari 27th Fighter Squadron akan transit di Indonesia setelah berpartisipasi dalam latihan militer multinasional Pitch Black 24 di Australia pada bulan Agustus mendatang,” tulis TNI AU dikutip dari keterangan foto di Instagram @militer.udara, Rabu (19/6).

“Kunjungan ini menandai momen bersejarah, karena untuk pertama kalinya pesawat F-22 Raptor akan mendarat dan transit di Indonesia,” sambung TNI AU.

Baca Juga: Ribuan Taruna Akmil Akan Jalani Latihan Widya Yudha

Lebih lanjut dijelaskan, pesawat siluman asal Amerika Serikat (AS) itu dijadwalkan untuk melakukan hot pit refueling selama berada di Bali, sebelum melanjutkan perjalanan ke Brunei Darussalam.

Ilustrasi pesawat F-22 Raptor.
Ilustrasi pesawat F-22 Raptor. (Foto: Lockheedmartin.com)

Hot pit refueling merupakan teknik pengisian bahan bakar di darat, namun pengisian tersebut dilakukan dalm kondisi mesin (engine) tetap menyala. Tujuannya agar pesawat dapat segera kembali take off untuk melanjutkan operasi.

Sebagai salah satu bentuk persiapan, delegasi TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan US Pacific Air Forces (US PACAF) sebelumnya telah merampungkan kegiatan bertajuk Iron Blade Fighter Interaction Site Survey di Lanud I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali sejak 11 hingga 13 Juni 2024.

Baca Juga: Ini Pentingnya Penyelidikan Hidrografi Bagi Taifib dalam Operasi Amfibi

Pada kesempatan yang sama, TNI AU dan US PACAF juga melaksanakan Fighter Logistic Subject Matter Expert Exchange (SMEE) 2024. TNI AU mengerahkan sejumlah penerbang serta teknisi dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi dan Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin dalam kegiatan tersebut.

“Para penerbang dan teknisi tersebut mendapatkan pengalaman serta pengetahuan dari para personel US PACAF tentang persiapan expeditionary mission dan rapid deployment di daerah operasi,” pungkas TNI AU. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.