TNI AU dan TUDM Rampungkan Final Planning Conference Jelang Latma Elang Malindo 29/24

Jakarta, IDM – Delegasi TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM) merampungkan Final Planning Conference (FPC) yang telah digelar selama empat hari di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat sejak 2 hingga 5 Juli 2024.
FPC menjadi momentum bagi delegasi angkatan udara kedua negara untuk mempersiapkan dan mengecek beragam hal yang dibutuhkan jelang latihan bersama (Latma) Elang Malindo 29/24 pada September 2024.
Baca Juga : Gelar Karya Bakti, Alumni Akabri 1989 Sediakan Layanan Kesehatan dan Sembako untuk Masyarakat
“Sejumlah hal yang dibahas dalam FPC ini adalah persiapan kegiatan manuver lapangan; dan kesiapan tempat, skenario, dukungan administrasi, serta logistik yang akan digunakan untuk kelancaran pelaksanaan latihan bersama Elang Malindo 29/24,” tulis Penerangan Lanud Supadio dikutip Minggu (7/7).
Pada penyelenggaraan FPC kali ini, delegasi TNI AU dipimpin oleh oleh Kadisops Lanud Ats Kolonel Pnb Betya Lukman M, dengan personel TNI AU lainnya antara lain Letkol Pas Alpin Jongi L. Tobing; Letkol Pnb Dedi Andres; Mayor Pnb Albert Sitinjak; Kapten Pnb Irfani Rizki; Lettu Pnb Fajar Abrianto; Lettu Pas Komang Pastik; Letda Tek Andria Norman; dan Letda Sus Herfyan Ekacakti.

Sementara itu, delegasi TUDM terdiri dari Lt Kol Aznan bin Alias; Mej Mohd Amin bin Ibrahim; Mej Muhammad Aiezuddin bin Mian; dan Mej Mohd Fareed bin Ahmad, dengan pimpinan delegasi adalah Lt Kol Phang Kok Leong.
Baca Juga: Gelar Karya Bakti, Alumni Akabri 1989 Sediakan Layanan Kesehatan dan Sembako untuk Masyarakat
Melansir keterangan TNI AU dijelaskan, angkatan udara Indonesia dan Malaysia sebelumnya juga telah melaksanakan Initial Planning Conference (IPC) di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 15 hingga 18 Januari 2024 yang merupakan langkah awal persiapan Latma Elang Malindo tahun 2024.
Melalui latihan bersama ini diharapkan hubungan bilateral di antara Indonesia dan Malaysia dapat semakin kokoh. Secara khusus, latihan yang sama juga digelar untuk meningkatkan keterampilan serta profesionalitas para penerbang TNI AU dan TUDM. (yas)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































