TNI AU dan TUDM Perkokoh Hubungan Pertahanan Melalui JOEP 2025

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Angkatan Udara Malaysia (Tentera Udara Diraja Malaysia/TUDM) memperkokoh hubungan pertahanan melalui kegiatan Junior Officer Exchange Programme (JOEP) tahun 2025.
Program ini berlangsung selama lima hari, sejak 19 hingga 23 Agustus 2025 di Kuala Lumpur, Subang, Kedah dan Melaka.
Baca Juga: USS John Finn Sandar di Tanjung Priok, TNI AL Sambut Hangat Kunjungan Kapal Perang AS
“Program ini sekaligus mencerminkan komitmen jangka panjang kedua angkatan udara dalam memperkuat jaringan kerja sama Pertahanan yang solid, progresif, serta saling dipercaya,” tulis TNI AU melalui laman tni-au.mil.id, dikutip Senin (25/8).

Agenda utama JOEP tahun ini mencakup kunjungan kehormatan dan paparan organisasi TUDM. Selain itu, kedua delegasi juga berdikusi mengenai Institut Latihan Pengurusan Antariksa (INSPRA) yan memiliki tugas menyelenggarakan pendidikan Air Defense, Air Traffic Controller dan Fire Fighter.
Baca Juga: TNI Belum Terima Permintaan Perbantuan Usut Kematian Diplomat Arya Daru, Siap jika Diperintah
Fokus diskusi lainnya meliputi Capability Development Plan TUDM 2055, serta berbagai hal strategis yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan (knowledge) antara TNI AU dan TUDM.
Pimpinan delegasi TNI AU, Kol Pnb Kholiq, juga berkesempatan untuk menjajal simulator EC-120 Colibri di Fasilitas simulator KTU serta meninjau pesawat A-400 milik TUDM di Squadron 8, Subang Air Force Base (AFB). (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































