TNI AU dan RTAF Perkuat Hubungan Melalui Junior Officers Exchange Visit Program

Jakarta, IDM – Sebanyak 15 perwira muda TNI AU yang dipimpin Kolonel Pnb Putu Sucahyadi mengikuti Junior Officers Exchange Visit Program (JOEVP) 2025 yang digelar di Thailand pada 24-28 Februari 2025. Program ini diketahui berlangsung secara kontinu dan bergantian setiap tahun.
Dalam pertukaran yang bertujuan mempererat hubungan TNI AU dan Royal Thai Air Force (RTAF) tersebut, para perwira muda berkesempatan memperluas wawasan mengenai sistem operasi, strategi pertahanan, serta pengembangan kekuatan udara RTAF.
Dalam pertemuan kehormatan dengan Deputy Chief of Staff RTAF, delegasi TNI AU berdiskusi mengenai penguatan kerja sama pertahanan serta pentingnya sinergi dalam menjaga stabilitas kawasan, termasuk dalam pengembangan teknologi, pelatihan bersama, serta interoperabilitas dalam operasi udara.
Baca Juga: Afonso Hendriques Pinto, Pejuang Intelijen TNI di Perang Timor-Timur Meninggal Dunia
Perwira muda TNI juga berkesempatan mengunjungi Cyber Center RTAF untuk mendapatkan wawasan mengenai sistem pertahanan siber yang diterapkan RTAF dalam menjaga keamanan informasi dan infrastruktur strategis.
Selain itu, kunjungan ke Flying Training School RTAF memberikan pengalaman langsung tentang metode pelatihan penerbang militer Thailand, mulai dari sistem pendidikan hingga pemanfaatan teknologi simulasi untuk meningkatkan keterampilan pilot.
Kunjungan ke Wing 41 RTAF di Chiang Mai menjadi salah satu agenda yang paling berkesan. Delegasi TNI AU melihat dari dekat operasional satuan udara RTAF, termasuk bagaimana mereka mengelola pemeliharaan pesawat serta strategi kesiapan tempur yang diterapkan.
Pengalaman ini menjadi referensi berharga bagi para perwira muda dalam memahami berbagai pendekatan dalam pengelolaan skadron udara yang efektif.
Baca Juga: TNI AU Terima 100 Unit Maung MV3 untuk Dukung Mobilitas dan Operasional
Program JOEVP 2025 bukan sekadar pertukaran pengalaman, tetapi juga investasi jangka panjang dalam membangun hubungan yang lebih erat antara kedua angkatan udara.
Sebelumnya, delegasi RTAF sebanyak 15 perwira muda telah berkunjung ke Indonesia pada 23-27 Februari 2025 untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang sama di lingkungan TNI AU.
Pertukaran ini menegaskan bahwa kerja sama strategis antara TNI AU dan RTAF terus berkembang, membuka peluang kolaborasi di masa depan, serta memperkuat fondasi kemitraan pertahanan kedua negara dalam menghadapi tantangan pertahanan modern. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































