TNI AU dan RTAF Gelar Initial Planning Conference Jelang Latma Elang Thainesia XX/2025

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Angkatan Udara Thailand (Royal Thai Air Force/RTAF) berencana untuk menggelar latihan bersama (Latma) Elang Thainesia XX/2025.
Latma tersebut rencananya akan digelar pada Juni 2025 di Wing 1, Provinsi Nakhon Ratchasima, Thailand dengan agenda puncak yaitu Air Maneuver exercise (AMX).
Baca Juga: TNI Gelar Pelatihan Tim Medis Darurat, Libatkan 25 Personel Kesehatan
Sebelum itu, kedua angkatan udara terlebih dahulu menggelar Initial Planning Conference (IPC) untuk menyusun serta merancang skenario latihan dan berbagai hal yang dibutuhkan dalam Latma Elang Thainesia XX/2025.
IPC digelar di Provinsi Nakhon Ratchasima, Thailand selama 3 hari sejak 4 hingga 6 Februari 2025. Delegasi TNI AU dipimpin oleh Komandan Wing 3 Lanud Iswahjudi, Kolonel Pnb Marcellinus Ardha Kilat yang sekaligus bertindak sebagai Direktur Latihan TNI AU dalam latma kali ini.

Sementara itu, Deputy Director of the Operations and Training Division of the Royal Thai Air Force, Gp. Capt. Kritsana Piemsri yang menjabat sebagai Direktur Joint Exercise Command memimpin delegasi RTAF dalam pelaksanaan IPC tersebut.
Baca Juga: Perkuat Diplomasi Maritim, KRI Diponegoro Singgah di Sri Lanka
“Latma Elang Thainesia XX/2025 menjadi ajang pengembangan kemampuan dan peningkatan interoperabilitas antara TNI AU dan RTAF, sekaligus mempererat hubungan bilateral kedua angkatan udara,” tulis Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam keterangan resminya yang dikutip Senin (10/2).
Pelaksanaan Latma Elang Thainesia tahun ini memiliki nilai historis lantaran untuk pertama kalinya pesawat T-50 dari kedua negara juga akan dikerahkan. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































