HANKAM

TNI AU dan RSAF Perkuat Kemitraan Strategis dalam Bidang Keselamatan Penerbangan

Delegasi TNI AU dan RSAF
Delegasi TNI AU dan RSAF mengikuti “The 22nd TNI AU-RSAF Safety Exchange 2025” di Bandung. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Angkatan Udara Singapura (Republic of Singapore Air Force/RSAF) berkomitmen untuk memperkuat kemitraan strategis dalam bidang keselamatan penerbangan.

Komitmen tersebut disepakati dalam forum tahunan, “The 22nd TNI AU-RSAF Safety Exchange 2025”, yang digelar di Bandung beberapa waktu lalu.

Baca Juga: TNI AU-RAAF Tingkatkan Kemampuan Penanggulangan Bencana lewat Latma Rajawali Ausindo 2025

Forum yang sama sekaligus menjadi sarana strategis bagi kedua angkatan udara untuk bertukar praktik terbaik dalam penerapan Safety Management System serta memperkuat kemitraan strategis yang memberikan manfaat nyata bagi TNI AU-RSAF.

Pada pelaksanaan tahun ini, TNI AU-RSAF Safety Exchange mengusung tema “Enhancing Safety Awareness and Cyber Resilience in Modern Air Operations”.

Esron Sahat B. Sinaga dan COL Nick Wong
Pemimpin delegasi TNI AU Dirlaiklambangja Puslaiklambangjaau Marsma TNI Esron Sahat B. Sinaga (kiri) dan Head of Air Force Inspectorate, COL Nick Wong sebagai pemimpin delegasi RSAF. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Tema tersebut merujuk pada pentingnya adaptasi perkembangan teknologi digital dalam mendukung keselamatan operasi udara.

Kapuslaiklambangjaau Marsda TNI Andi Wijaya dalam sambutan tertulisnya mengungkap bahwa keselamatan penerbangan saat ini tidak hanya bergantung pada faktor manusia, material, dan prosedur, tetapi juga pada kemampuan dalam melindungi sistem penerbangan militer dari ancaman siber.

Baca Juga: Dapat Hibah Lahan, Bakamla akan Bangun Pangkalan di Tidore

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan simbol hubungan kerja sama yang telah lama terjalin dengan baik dan solid antara kedua angkatan udara.

“Selama lebih dari satu dekade, TNI AU dan RSAF telah menunjukkan komitmen bersama dalam membangun budaya keselamatan yang kuat, profesional, dan saling mendukung,” ujar Marsda TNI Andi dikutip dari instagram @militer.udara, Rabu (5/11). (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.