HANKAM

TNI AU dan RAAF Sukses Rampungkan Latihan Bersama Elang Ausindo 2023

Personel TNI AU dan RAAF
Personel TNI AU dan RAAF usai upacara penutupan latma Elang Ausindo 2023. (Foto:

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Royal Australian Air Force (RAAF) berhasil merampungkan rangkaian kegiatan dalam latihan bersama (latma) Elang Ausindo 2023 yang telah berlangsung sejak 18 sampai 26 September 2023.

Latma tersebut kemudian ditutup secara resmi oleh Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas), Marsdya TNI M. Tonny Harjono bersama Air Vice Marshall (AVM) RAAF, Glen Edward Braz di Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, Rabu (27/9).

Baca Juga: Prajurit Yonif MR 412 Kostrad Latihan Menembak di Ranpur Tank M113 A1

Dalam sambutannya, Tonny mengungkapkan bahwa latma ini menjadi salah satu wujud nyata dari hubungan bilateral yang baik di antara TNI AU dan RAAF. Selain latma, menurut Tonny, angkatan udara kedua negara juga melakukan sejumlah kolaborasi dan kerja sama pertahanan lainnya melalui kunjungan kehormatan maupun pertukaran perwira pelajar dalam program pendidikan.

Panglima Koopsudnas, Marsdya TNI M. Tonny Harjono
Panglima Koopsudnas, Marsdya TNI M. Tonny Harjono saat menutup latma Elang Ausindo 2023. (Foto: Dok. Instagram @koops_udara_nasional)

"Tahun ini, kita merayakan 30 tahun kerja sama latihan Elang Ausindo yang ditandai dengan hadirnya pesawat tempur F-35 untuk pertama kalinya di langit Indonesia guna mendukung latihan bersama ini", ungkap Tonny dikutip dari keterangan foto dalam instagram @koops_udara_nasional, Jumat (28/9).

Panglima Koopsudnas mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat dalam latma ini. “Terima kasih juga disampaikan kepada delegasi RAAF untuk pengalaman dan pengetahuan yang sudah diberikan selama latihan bersama dilaksanakan,” imbuh Tonny.

Baca Juga: Panglima TNI Mutasi 19 Pati TNI AD, Ini Nama-namanya

Untuk diketahui, TNI AU dan RAAF masing-masing mengerahkan unsur pesawat tempurnya dalam latihan tahun ini. TNI AU dilaporkan mengerahkan unsur F-16, sementara RAAF hadir dengan pesawat tempur F-35. Kedua jenis pesawat tempur tersebut diawaki oleh para personel TNI AU dan RAAF untuk menguji keterampilan penerbangan sekaligus strategi pertahanan udara.

Selain peswat tempur, unsur alutsista pendukung lainnya yang terlibat dalam latihan tahun ini adalah Heli NAS-332 Super Puma TNI AU dari Skadron Udara 6 Wing Udara 4 Lanud Atang Sendjaja Bogor. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.