HANKAM

TNI AU dan RAAF Gelar Initial Planning Conference Jelang Latma Rajawali Ausindo 24

Delegasi TNI AU
Delegasi TNI AU melakukan kunjungan ke Skadron 37 RAAF di sela-sela kegiatan Initial Planning Conference jelang Latma Rajawali Ausindo 24. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara (TNI AU) bersama Royal Australian Air Force (RAAF) menggelar Initial Planning Conference sebagai persiapan awal jelang latihan bersama (Latma) Rajawali Ausindo 24.

Initial Planning Conference tersebut dilaksanakan di RAAF Base Richmond, Australia pada 25 hingga 28 Maret 2024, dengan dihadiri oleh empat personel yang menjadi delegasi TNI AU. Mereka adalah Defense Attache (Security Officer) Kolonel Nav Mohammad Jausan; Letkol Pnb Ripdho Utomo selaku Secretary; Kapten Tek Eka Anggara selaku Maintenace/Logistic planner; dan Kapten Pnb Gistine Rossyan selaku Operations Planner.

Baca Juga: Bakamla Zona Barat Terima Kunjungan Japan Maritime Defence Force

“Kegiatan ini merupakan perencanaan awal dan bagian dari tahapan yang harus dilakukan menjelang latihan bersama antar skadron Hercules TNI AU dan RAAF. Rencananya, latihan akan dilaksanakan pada bulan September 2024 di Indonesia,” tulis TNI AU dikutip Sabtu (30/3).

Delegasi TNI AU
Ops Planner dari TNI AU Letkol Pnb Ripdho Utomo saat mengikuti Initial Planning Conference jelang Latma Rajawali Ausindo 24. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Pada pertemuan tersebut, kedua delegasi membahas tujuan latihan yang harus dicapai oleh TNI AU dan RAAF. Selain itu, mereka turut membahas beragam bentuk latihan yang akan dilaksanakan, mulai dari airdrop; tactical flying and dynamic targeting drop; serta humanitarian assistance disaster relief (HADR).

Baca Juga: KRI Teluk Banten-516 Angkut Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Bawean

Harapannya, profesionalisme kedua angkatan udara dapat semakin meningkat melalui latihan bersama ini.

Setelah itu, delegasi TNI AU berkesempatan untuk melakukan kunjungan ke Skadron 37 RAAF untuk melihat hanggar; flight line; serta simulator C-130J. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk melihat kesiapan serta keseriusan skadron yang mengoperasikan C-130J tersebut untuk mengikuti Latma Rajawali Ausindo. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.