TNI AU dan RAAF Bersinergi Wujudkan Keselamatan Terbang dan Kerja

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU), melalui Pusat Kelaikan Keselamatan Terbang dan Kerja (Puslaiklambangjaau), bersinergi dengan Angkatan Udara Australia (Royal Australian Air Force/RAAF) untuk mewujudkan kelayakan serta keselamatan terbang dan kerja.
Sinergisitas tersebut diwujudkan salah satunya dengan menggelar pelatihan bertajuk 'Flying Display Director (FDD) Workshop', sebagai bagian dari program Safety and Airworthiness Joint Working Group (SAJWG). Peserta pelatihan terdiri dari Komandan Wing (Danwing); Komandan Skadron (Danskadron); serta para penerbang TNI AU.
Baca juga: Ratusan Personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonko 461 Kopasgat Rampungkan Tugas di Papua
“ Workshop berfokus meningkatkan kemampuan merancang dan melaksanakan demonstrasi udara yang aman dan profesional. Hal ini menjadi bagian penting dalam menciptakan standar keselamatan penerbangan yang tinggi serta mewujudkan zero accident dalam setiap operasi,” bunyi keterangan Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dikutip dari instagram @militer.udara, Kamis (1/5).
Pelatihan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakapuslaiklambangjaau Marsma TNI Dodi Fernando, mewakili Kapuslaiklambangjaau Marsda TNI Andi Wijaya, di Ruang Mini Teater Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla), Yogyakarta, Senin (28/4).

Dalam sambutan tertulisnya, Kapuslaiklambangjaau berpesan agar para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini secara optimal dan baik untuk menyerap materi maupun memperkuat keterampilan manajerial di satuan masing-masing.
“Saya sangat berharap seluruh peserta dapat membekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan manajerial yang diperlukan, agar demonstrasi dan pertunjukan udara dapat terlaksana dengan lancar serta aman,” pesan dia.
Baca Juga: Satgas Pamtas Cegah Pekerja Migran Ilegal di Perbatasan Indonesia-Malaysia
Kapuslaiklambangjaau juga menegaskan pengembangan budaya keselamatan harus dilaksanakan melalui program yang berkelanjutan dan konsisten, sejak tahap awal hingga penyelesaian, sejalan dengan misi Kepala Staf Angkatan Udara.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi dukungan RAAF sebagai mitra strategis dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) TNI AU, serta berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































