TNI AU dan RAAF Bahas Pertahanan Udara Masa Depan dalam Forum Strategis di Jakarta

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Royal Australian Air Force (RAAF) memperkuat kerja sama bilateral melalui forum diskusi strategis yang digelar di Ruang Rapat Soemitro, Sekkau, Jakarta, pada Rabu (9/7).
Diskusi bertajuk “Australia’s Future Air Capability – Integrated Air and Missile Defence System” ini membahas berbagai isu strategis, mulai dari dinamika keamanan regional hingga rencana modernisasi pertahanan udara Australia.
Baca Juga: Lanud Adisutjipto Tingkatkan Kemampuan Puluhan Siswa SIP TNI AU dalam Latihan Terbang Malam
Delegasi RAAF dipimpin oleh Air Vice Marshal Nicholas Hogan, yang menjabat sebagai Head of Air Force Capability RAAF dan disambut oleh Waasrena Kepala Staf Angkatan Udara, Marsma TNI Wastum bersama sejumlah pejabat tinggi TNI AU.
Selama diskusi, kedua belah pihak saling bertukar pandangan mengenai arah pengembangan kekuatan udara di masa depan.
Baca Juga: Dorong Program Hanpangan Merah Putih, Satgas Yonif 126/KC Tanam dan Rawat Padi Gogo
RAAF juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat hubungan militer dengan Indonesia, khususnya dalam peningkatan interoperabilitas dan keamanan kawasan.
Forum ini mencerminkan semangat kolaboratif TNI AU dan RAAF dalam menghadapi tantangan pertahanan udara modern serta memperkuat stabilitas kawasan Indo-Pasifik. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































