HANKAM

TNI AU dan GMF Aero Asia Jalin Kerja Sama Perawatan Pesawat

Perjanjian Kerja Sama (PKS)
KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dan Dirut PT. GMF Aero Asia Andi Fachrurozi usai pendandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) perawatan pesawat. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan PT. Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia menjalin kerja sama pemeliharaan pesawat yang berfokus pada jenis pesawat C-130 dan meliputi transfer of technology, peningkatan kemampuan personel, updating publikasi teknik, updating Airworthiness Directive/Service Buletin (AD/SB), dukungan suku cadang serta fabrikasi tool.

Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut ditandatangani oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dan Direktur Utama (Dirut) PT. GMF Aero Asia Andi Fachrurozi di hangar PT. GMF Aero Asia, Tangerang, Kamis (13/4).

Baca Juga: Danpasmar 2 Tinjau Uji Fungsi LVT-7A1 Manuver Laut

“Kerja sama tersebut merupakan wujud komitmen TNI AU dalam mendukung program pemerintah menuju kemandirian nasional yang berkelanjutan antara TNI AU dan PT. GMF Aero Asia, Tbk,” demikian pernyataan KSAU dikutip dari keterangan Dispenau, Jumat (14/4).

Perjanjian Kerja Sama (PKS)
KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo saat meninjau sejumlah fasilitas yang dimiliki oleh PT. GMF Aero Asia. (Foto: Dok. Dispenau)

Pemeliharaan seluruh alutsista, khususnya pesawat TNI AU diharapkan Fadjar dapat dilaksankan di dalam negeri lantaran hal tersebut sesuai dengan rencana strategis pertahanan ke depan, khususnya yang terkait dengan modernisasi alutsista.

"Dampak dari kerja sama tersebut akan menguntungkan kemajuan ekonomi dan pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia mengingat pelaksananya adalah putra-putri terbaik bangsa,” tambah Fadjar.

Baca Juga: Pesawat CN-235 A-2304 Selesai Jalani Pemeliharaan D Check, Ini Penjelasannya

Dirut PT. GMF Aero Asia Andi Fachrozi mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang terjalin di antara pihaknya dan TNI AU. Ia berharap kerja sama ini dapat berjalan dengan lancar, aman dan sukses.

Usai penandatanganan PKS, KSAU didampingi sejumlah pejabat TNI AU berkesempatan meninjau langsung fasilitas yang dimiliki oleh perusahaan pelat merah ini seperti Hanggar Painting, Hanggar 1 Wibe Body, dan Engine Shop. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.