HANKAM

TNI AU dan Angkatan Udara Filipina Perkuat Kerja Sama lewat Air Force Working Group ke-16

Rizaldy Efranza
Delegasi TNI AU yang mengikuti Air Force Working Group ke-16 bersama Angkatan Udara Filipina. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Angkatan Udara Filipina (Philippine Air Force/PAF) memperkokoh kerja sama pertahanan, salah satunya melalui penyelenggaraan Air Force Working Group ke-16.

Pada perhelatan tahun ini, Air Force Working Group digelar di PAF Headquarters, Manila, Filipina, pada 11-13 November 2025. TNI Angkatan Udara mengirim enam personel, di bawah pimpinan Paban III Sopsau Kolonel Pnb Rizaldy Efranza untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Baca Juga: Hadiri Dubai Airshow 2025, KSAU Tinjau Perkembangan Indhan Global hingga Perluas Peluang Kolaborasi

Air Force Working Group ke-16 berfokus pada pada penguatan program kerja sama yang telah berjalan serta rencana pengembangan kerja sama di masa depan.

Delegasi TNI AU
Paban III Sopsau Kolonel Pnb Rizaldy Efranza (kiri) bertindak sebagai pimpinan delegasi TNI AU dalam Air Force Working Group ke-16 bersama Angkatan Udara Filipina. (Foto: Dok. Dispenau)

Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam siaran persnya yang dikutip Kamis (20/11) menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi kedua angkatan udara untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, pelatihan, pertukaran personel, serta pengembangan kerja sama operasional.

“Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme sekaligus mempererat hubungan antara TNI AU dan PAF,” jelas Dispenau.

Baca Juga: Tiga Bulan Latihan Intensif, 500 Personel Komcad Matra Udara Dinyatakan Lulus

Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan delegasi TNI AU ke 5th Fighter Wing di Basa Air Force Base. Kemudian, mereka menerima paparan mengenai Terminal Operations Resilience Command and Control (TORCC), sebuah sistem C2 terintegrasi yang dimanfaatkan PAF untuk meningkatkan efektivitas komando dan pengendalian.

Selain itu, delegasi TNI AU juga meninjau fasilitas FA-50 Simulator yang menjadi salah satu sarana unggulan PAF dalam mendukung pelatihan penerbang. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.