HANKAM

TNI AU Bahas Operasi dan Pemeliharaan A400M dengan Angkatan Udara Prancis

Personel TNI AU dan FASF
Personel TNI AU dan Angkatan Udara Prancis mengikuti SMEE Misi Pegase 2026. (Foto: Dok. Instagram @grup_1_angkut_koopsau)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) bertukar pengetahuan terkait pengoperasian serta pemeliharaan pesawat A400M dengan Angkatan Udara Prancis melalui kegiatan Subject Matter Expert Exchange (SMEE).

Baca Juga: Prajurit Yonif 511/DY Buat Terobosan Besar di Papua, Ciptakan Listrik dari Aliran Sungai

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Misi Pegase 2026 yang berlangsung di Terminal Selatan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (21/9).

Penerangan Grup 1 Angkut melalui unggahan Instagram resminya menjelaskan, forum SMEE menjadi sarana bagi personel kedua angkatan udara untuk memperluas pemahaman personel mengenai pengoperasian dan pemeliharaan A-400 sesuai bidang masing-masing. Untuk itu, kegiatan tersebut diikuti oleh penerbang, load master, serta personel pemeliharaan A400M kedua angkatan udara.

Pesawat A400M
Pesawat A400M TNI AU dan Angkatan Udara Prancis yang dikerahkan dalam Misi Pegase 2026. (Foto: Dok. Instagram @grup_1_angkut_koopsau)

Dalam Misi Pegase 2026, TNI Angkatan Udara mengerahkan dua unit A400M yang dioperasikan oleh Skadron Udara 31. Pengerahan pesawat angkut strategis itu dalam Misi Pegase 2026 menjadi momentum perdana mengingat A400M baru masuk ke jajaran alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AU pada November 2025. Sementara itu, unit kedua A400M secara resmi diserahkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Mei 2026.

Baca Juga: Diwarnai Aksi Kejar-kejaran, TNI AD Berhasil Gagalkan Penyelundupan Sabu di Perbatasan

Keberadaan A400M menjadi elemen penting dalam memperkuat kemampuan angkut strategis TNI AU. Selain itu, pesawat multi-peran, A440M juga mampu diandalkan untuk mengangkut personel dan barang, mendukung berbagai kebutuhan operasi taktis, serta melaksanakan pengisian bahan bakar di udara.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.